Alumni UI Dukung Pasangan Jokowi-JK

NERACA

Jakarta - Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni) mendeklarasikan dukungannya terhadap pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut dua, Joko Widodo dan Muhammad Jusuf Kalla (Jokowi-JK). Turut hadir dalam deklarasi tersebut antara lain sosiolog UI Tamrin Amal Tamagola dan Paulus Wirutomo, pengamat komunikasi Ade Armando dan pengamat kebijakan publik Lisman Manurung.

Adapun perwakilan pasangan Jokowi-JK diwakili oleh Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan dan tokoh senior Partai Golkar Fahmi Idris. Ketua Panitia Deklarasi Alumni UI, Adhe Aurora Gultom mengatakan, pihaknya menjatuhkan pilihannya kepada Jokowi-JK lantaran dinilai lebih merakyat dan jujur. Meskipun dia mengakui di atas kertas visi dan misi dua pasangan capres dan cawapres tersebut sama-sama bagus.

“Kita sudah melakukan serangkaian kegiatan yang melibatkan alumni (UI) untuk melihat mana capres dan cawapres yang memang lebih ideal untuk Indonesia ke depan,” papar Adhe di Jakarta, Minggu (1/6). Lebih lanjut dia menuturkan, meski sudah sepakat mendukung pasangan Jokowi-JK, Adhe mengatakan tak menutup kemungkinan sejumlah alumni UI yang tidak sependapat dan memillih pasangan Prabowo-Hatta.

Keputusan dan pilihan tersebut sah-sah saja sebagai bagian dari hak berdemokrasi setiap alumni UI. Secara tegas dia mengatakan Jokowi-JK merupakan pasangan terbaik untuk membawa Indonesia sejajar dengan bangsa lain di dunia.

Pada kesempatan yang sama, Luhut Panjaitan mengatakan bangga dengan para alumni UI yang memberikan dukungan terhadap Jokowi-JK. Karena pasangan itu dianggap mampu membawa Indonesia ke arah yang lebih baik lagi. "Jokowi merupakan sosok yang sederhana dan jiwanya selalu ingin berbuat baik," jelas dia.

Menurut mantan Menteri Perindustrian era Presiden Abdurrahman Wahid itu, cara berpakaian dan penampilan yang sederhana serta perilaku yang baik membuatnya memberikan dukungan terhadap mantan Walikota Solo tersebut. “Saya melihat Jokowi juga merupakan tipikal pemimpin yang mau langsung turun ke bawah untuk mendengarkan langsung keluhan rakyatnya. Bukan hanya cepat dalam bertindak tapi juga cerdik dalam mengambil sikap," tukas Luhut. [ardi]

Related posts