Bandara Halim Tambah 16 Penerbangan

NERACA

Jakarta – Padatnya jadwal penerbangan di bandara Soekarno Hatta (Soeta) Jakarta menjadikan pemerintah mengalihkan jadwal sebagian penerbangan ke bandara Halim Perdanakusuma per 10 Januari 2014 lalu sebagai langkah mengurangi kepadatan di bandara Soeta.

PT Angkasa Pura II menyatakan adanya pemanfaatan bandara Halim Perdanakusuma dinilai efektif oleh karennaya akan terus dibuka penerbangannya, di mana nantinya aka nada peningkatan penerbangan setidaknya ada sebanyak 16 pergerakan yang akan dilakukan dalam dua tahap.

Sekretaris Perusahaan Angkasa Pura II, Daryanto mengatakan, untuk tahap I mulai 1 Juni 2014 jumlah penerbangan di bandara berkode HLP itu bertambah sebanyak 12 pergerakan per hari, terdiri dari enam keberangkatan dan enam kedatangan yang dioperasikan oleh Citilink.

Maskapai tersebut menambah frekuensi penerbangan rute HLP–Yogyakarta–HLP sebanyak empat pergerakan, lalu HLP–Semarang–HLP sebanyak dua pergerakan, dan HLP-Palembang–HLP sebanyak dua pergerakan. Adapun Citilink juga membuka rute baru yakni HLP-Surabaya-HLP sebanyak empat pergerakan.

Kemudian, lanjut Daryanto, untuk tahap II akan dilakukan mulai 1 Juli 2014 jumlah penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma kembali meningkat sebanyak empat pergerakan dimana Citilink membuka rute baru yakni HLP–Denpasar–HLP dan HLP–Medan–HLP masing-masing sebanyak dua pergerakan.

"Seluruh penerbangan reguler di Bandara Halim Perdanakusuma saat ini dioperasikan oleh Citilink," katanya dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Sabtu (31/5).

Daryanto menuturkan dengan penambahan jumlah penerbangan ini, maka jumlah pergerakan penerbangan reguler di Bandara Halim Perdanakusuma mulai 1 Juli 2014 mencapai 32 pergerakan per hari atau sekitar 46 persen dari kapasitas di Bandara Halim Perdanakusuma sebanyak 74 penerbangan per hari.

"Maskapai itu (Citilink) akan kembali memindahkan sebagian operasionalnya ke Bandara Halim Perdanakusuma dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta untuk rute dari dan ke Surabaya, Denpasar, dan Medan," tambahnya.

Daryanto menambahkan, Citilink telah memindahkan penerbangan dari dan ke Malang, Semarang, Palembang, dan Yogyakarta, ke Bandara Halim Perdanakusuma dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

"Pemindahan sebagian penerbangan Citilink itu ditambah dengan rencana pemindahan mulai 1 Juni 2014 dan 1 Juli 2014, akan membantu mengurangi sekitar 2 persen kepadatan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta," ungkapnya.

Seperti diketahui, mulai 10 Januari 2014 Bandara Halim Perdanakusuma melayani penerbangan reguler seiring dengan terbitnya Peraturan Menteri Perhubungan No. 369/2013 menggantikan Keputusan Menteri Perhubungan No. 32/2003.

Seiring dengan hal itu, Bandara Halim Perdanakusuma kini bisa melayani penerbangan maskapai berjadwal komersial dalam negeri yang mengoperasikan pesawat berkapasitas sekelas Airbus A320 atau lebih, dengan durasi penerbangan sama atau lebih dari satu jam terhitung dari pengganjal pesawat ditarik dan pengganjal pesawat dipasang di bandara tujuan. [agus]

BERITA TERKAIT

PENGEMBANGAN BANDARA BERBIAYA RENDAH

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri) menyaksikan Presiden Direktur PT. Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin (kanan) bertukar naskah perjanjian kerja sama…

Disarankan Tambah Insentif untuk Dorong Ekspor Perhiasan

NERACA Jakarta – Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Assyifa Szami Ilman menyatakan saat ini masih diperlukan beragam insentif…

PRESIDEN TINJAU BANDARA DEPATI AMIR

Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (k­anan), Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman mendengarkan penjelasaan dari…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Pemerintah Tetapkan Tarif Ojek Online Naik

  NERACA   Jakarta – Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan telah menetapkan biaya tarif ojek online. Tarif terbaru ini…

Ekonomi Terus Tumbuh, Easywell Targetkan Pasar Indonesia

    NERACA   Jakarta - Dilansir dari laman resmi Badan Pusat Statistik (BPS), Ekonomi Indonesia tahun 2018 mengalami pertumbuhan…

6,4 Juta Liter BBM Diselewengkan

  NERACA   Jakarta – Badan Penyalur Hilir Migas (BPH Migas) melakukan pengawasan terhadap penyaluran BBM. Hasilnya, sejak 2016 hingga…