Pendapatan Chandra Asri Tumbuh 8,2%

Hingga kuartal pertama tahun ini, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) membukukan pendapatan bersih US$641,7 juta (Unaudited). Angka ini menunjukkan kenaikan 8,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, berkurangnya beban penjualan mendorong peningkatan pendapatan perseroan. Selain itu, meningkatnya keuntungan bersih kurs mata uang asing menjadi faktor pendukung lainnya. Perseroan mencatat pendapatan bersih US$641,7 juta dibandingkan periode sebelumnya mencapai US$589,2 juta. Beban penjualan menurun menjadi US$10,04 juta dari sebelumnya US$10,27 juta.

Selain itu, keuntungan bersih mata uang asing mencapai US$5,234 juta dibandingkan kuartal pertama tahun 2013 mencatat rugi bersih sebesar US$392 ribu. Maka dengan meningkatnya pendapatan bersih, perseroan berhasil membukukan laba bersih pada kuartal pertama tahun ini mencapai US$487 ribu. Bila dengan periode yang sama tahun sebelumnya mencatat rugi bersih sebesar US$3,7 juta.

Asal tahu saja, sepanjang tahun 2013, perseroan berhasil membukukan laba bersih US$ 9,68 juta. Angka tersebut tumbuh jika dibandingkan pada tahun 2012 yang masih mencatatkan rugi senilai US$ 87,39 juta. Pertumbuhan laba bersih perseroan ditopang oleh beberapa hal. Di antaranya, pendapatan yang meningkat dari UD$ 2,28 miliar menjadi US$ 2,5 miliar. Perseroan pun tidak memiliki beban kerugian akibat pelunasa obligasi. Sehingga, beban keuangan pun menyusut separuhnya, dari US$ 45,93 juta menjadi US$ 22,74 juta.

Selain itu, TPIA mencetak keuntungan atas instrumen keuangan derivatif senilai US$ 1,53 juta. Adapun, keuntungan lain-lain bersih nilainya mencapai US$ 10,1 juta. Birunya kinerja keuangan TPIA membuat laba per saham perseroan positif, yakni US$ 0,003 per dollar. (bani)

Related posts