Bank Sinarmas Rencanakan Rights Issue

Dalam rangka perkuat likuiditas, PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM) berencana menggelar rights issue atau penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau non preemptive. Rencananya, dari aksi korporasi tersebut, perseroan menargetkan pendanaan sebesar Rp131 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, perseroan akan melepas saham baru sebanyak-banyaknya 1,3 miliar saham dengan nominal sebesar Rp100 per saham. Direktur Utama PT Bank Sinarmas Tbk, Freenyan Liwang mengatakan, saham baru yang akan dilepas setara dengan 10% dari total saham ditempatkan dan disetor penuh sebanyak 13 miliar saham. Langkah ini sejalan dengan target perseroan memperkuat permodalan demi mencapai BUKU 3 di tahun depan,”Rencana rights issue tersebut menunggu persetujuan pemegang saham dalam acara rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 13 Juni,”ungkapnya.

Selain itu, langkah tersebut juga untuk meningkatkan struktur permodalan dan keuangan perseroan. Jumlah saham beredar akan bertambah, sehingga dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham perseroan, dapat meningkatkan kinerja dan pendapatan bunga serta laba.

Perseroan melihat peluang bisnis kredit di sektor usaha mikro, kecil dan menengah yang masih akan terus bertumbuh serta pangsa pasar syariah yang masih sangat luas. Selain itu, rencana tersebut memberikan kesempatan bagi perseroan untuk mengundang para investor strategis yang dapat memberikan nilai tambah bagi kinerja perseroan,”Perseroan akan menggunakan dana hasil non preemptive rights issue untuk memperkuat struktur permodal dan keuangan perseroan,"paparnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Bakal Diakuisi Bank Korea - Crossing Bank Agris Capai Rp 1 Triliun

NERACA Jakarta – Santernya rencana PT Bank Agris Tbk (AGRIS) bakal diakuisisi perusahan perbankan asal Korea, mendorong terjadinya terjadinya aksi…

Bank BUMN Minta Pengaturan Bunga Deposito

      NERACA   Jakarta - Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) memandang saat ini industri perbankan masih memerlukan pengaturan…

Bank BTPN Catatkan ESOP 45 Ribu Saham

NERACA Jakarta – Dukung pendalaman industri pasar modal dan juga menggenjot pertumbuhan investor pasar modal, PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Penetrasi Pasar di Luar Jawa - Mega Perintis Siapkan Capex Rp 30 Miliar

NERACA Jakarta – Rencanakan membuka 20 gerai baru tahun ini guna memenuhi target penjualan sebesar 14%-15% menjadi Rp 509 miliar,…

Lagi, Aperni Jual Kapal Tidak Produkif

Dinilai sudah tidak lagi produktif, PT Arpeni Pratama Ocean Line Tbk (APOL) resmi mendivestasi aset perusahaan berupa kapal, yaitu kapal…

Rig Tender dan Petrus Sepakat Berdamai

Perkara hukum antara PT Rig Tenders Indonesia Tbk (RIGS) dengan PT Petrus Indonesia akhirnya menemui kata sepakat untuk berdamai. Dimana…