Kampus i3L, Kolaborasi Pendidikan Swedia - Indonesia

NERACA

Pertumbuh ekonomi Indonesia dinilai luar biasa untuk ukuran dunia dan diakui cukup stabil. Pemeringkatan ekonomi Indonesia cenderung meningkat dari tahun ke tahun dan pada 2030 diramalkan menjadi pemain penting dunia.

Duta Besar Swedia untuk Indonesia, Ewa Polano mengatakan bahwa, negara-negara maju dunia dapat bertahan dan maju berkat penguasaan ilmu pengetahuan, sains, dan inovasi secara konsisten dan terprogram baik.

“Keperluan pendidikan tinggi di bidang-bidang inilah yang kami motori. Sudah saatnya Indonesia memproduksi dan mempertahankan talenta-talenta berbakat negeri ini,” kata dia.

Swedia dikenal sebagai negara yang memiliki barisan inovasi unggulan dunia, yang representasinya diperkenalkan di Indonesia berupa Kampus Indonesia International Institute for Life Science (i3L), di bilangan Pulomas, Jakarta Timur.Beberapa diantaranya adalah komputer yang digerakan dengan pandangan mata, yang sangat berguna bagi kaum disabilitas, setir yang tidak perlu dipegang, pendeteksi kerusakan otak akibat stroke dengan cepat, serta penemuan lain yang atraktif dan bisa dicoba pengunjung.

"Kami memandang kemitraan dengan Indonesia menjadi prioritas penting. Penting untuk saling memahami dan membagi yang kita miliki, untuk inilah Kampus i3L didirikan di mana masyarakat Indonesia bisa memahami inovasi-inovasi yang terjadi di berbagai aspek kehidupan," kata Polano.

Kampus i3L berdiri pada satu kompleks bangunan delapan lantai, yang dikelola oleh pemimpinnya, Presiden i3L, Niclas Adler, sebagai badan di luar Kedutaan Besar Swedia di Jakarta, yang menunjang penguatan hubungan Swedia-Indonesia.

Di lantai-lantai kampus dengan nuansa Nordik yang dominan kayu dalam garis rancang sangat sederhana namun fungsional itu, pengunjung dapat mengetahui secara lebih dekat keunggulan-keunggulan ilmu pengetahuan dan sains Swedia.

Di antaranya teknologi "simulator" yang berbasis virtual. Di layar, secara fisik seperi parabola dalam radius sempit, pemakai "simulator" itu seolah berhadapan dengan subyek yang digeluti dalam tampilan 3D.

Potensial Jadi Riset Teknologi

Direktur Eropa Barat Kementerian Luar Negeri, Umar Hadi, menyatakan pembangunan kampus I3L tersebut merupakan salah satu wujud nyata dari kemitraan kolaborasi antara Indonesia dan Swedia dengan partisipasi dan dukungan dan keterlibatan dari berbagai kalangan. Umar optimistis Indonesia bisa maju, apalagi dengan keterlibatan dengan negara-negara maju.

“Prakarsa ini bisa bersifat strategis karena bisa menjadikan Indonesia sebagai negara maju di bidang riset dan teknologi, bahkan pusat dari berbagai kegiatan riset sains terapan,” kata Umar

Di Kampus i3L ditawarkan berbagai program unggulan di strata 1, yaitu ilmu pangan, teknologi pangan, pengobatan hayati (biomedicine), bioteknologi,bioinformatics, danbioenterpreneurship.

"Indonesia memiliki keragaman hayati sangat dahsyat dan Swedia juga memiliki keragaman hayati dasar laut terbanyak di Bumi. Peresmian Kampus i3L menandakan negara ini akan memiliki institusi riset besar di dunia dan kami sangat mendukung hal itu," kata Adler.

Dia mencontohkan, institusi penelitian medik Swedia tengah bekerja sama dengan RS Pusat Kanker Dharmais dalam hal riset pengobatan kanker berbasis teknologi T-cell.

“Teknologi ini memungkinkan sel memperbaiki diri sendiri dan kami mengembangkan teknologi medis ini bersama Indonesia," kata dia.

BERITA TERKAIT

PII Ingin Berikan Kenyamanan Berinvestasi - Indonesia PPP Day 2019

  NERACA Singapura - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyelenggarakan Indonesia Public Private Partnership (PPP) Day 2019 di Singapura pada Selasa, (15/01)…

Sebanyak 13 Negara Belajar Minapadi di Indonesia

  NERACA Yogyakarta - Sebanyak 13  (tiga belas) perwakilan negara-negara Asia-Pasifik belajar minapadi di Indonesia. Ketiga belas negara tersebut yakni…

Pengusaha Suriah Jajaki Bangun Pabrik di Indonesia

NERACA Jakarta – Para pengusaha asal Suriah yang tergabung dalam Arrasyid for Industry and Trade Group menggandeng Kedutaan Besar Republik…

BERITA LAINNYA DI PENDIDIKAN

Peran Ibu Tak Akan Tergantikan dengan Teknologi

    Peranan ibu dalam mendidik anak tidak dapat digantikan oleh kemajuan teknologi seperti pada era digital saat ini, kata…

Pendidikan untuk Si Kecil di Era Teknologi

      Pada era millenial seperti saat ini, teknologi digital menjadi realitas zaman yang tidak dapat dihindari. Seiring perkembangan…

Mengapa Anak Usia 7 Tahun Ideal Masuk SD

    Selain kemampuan intelektual, kesiapan mental anak juga harus dipertimbangkan dalam aktivitas kegiatan belajar di jenjang pendidikan Sekolah Dasar…