Pembangunan Jembatan Sentul Tumbuhkan Ekonomi Rakyat

Senin, 08/08/2011

Tak lama lagi jalur alternatif Sentul akan bertambah, setelah Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kab. Bogor menyelesaikan pembangunan jembatan penghubung. Saat ini, jalur alternatif Sentul memiliki empat jalan yang digunakan sebagai lalulintas kendaraan berat menuju Jakarta. Namun, pembangunan jalur belum rampung karena tak adanya dana pembangunan sejak 2000. Alhasil, jembatan hanya memiliki dua jalur.

Kasi Jembatan DBMP Kabupaten Bogor, Asep Hudri mengatakan, setelah jalur altematif Sentul ramai dilalui kendaraan, pembangunan Jembatan yang sempat tertunda dilanjutkan kembali pada Juni lalu. "Kami melihat, jalur itu sangat penting bagi masyarakat karena cukup dekat dengan gerbang Tol Jagorawi," ujarnya

Menurut dia, anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan Jembatan penghubung sekitar Rp.6 miliar dan menghabiskan waktu selama enam bulan. "Sejauh ini tak ada kendala, karena sudah beberapa pekan jarang hujan, jadi kondisi tanah tak terlalu gembur," imbuhnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, jika pembangunan telah selesai. diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat yang berada di sekitar jalur alternatif Sentul. Terlebih, setiap hari dipadati kendaraan menuju gerbang tol dan menjadi salah satu lalulintas perekonomian paling utama di Kab. Bogor.