Pasar Palabuhanratu Terbakar, Kerugian Rp 4 M

NERACA

Sukabumi - Nasib malang menimpa para pedagang di pasar tradisional Palabuhanratu Kab. Sukabumi. Lahan tempat mereka berjualan, 42 kios di blok I dan G dan 27 lapak PKL habis terbakar. Kerugian mencapai Rp 4 miliar lebih. Dan kini mereka terpaksa istirahat berrjualan menunggu perbaikan pasar itu.

Keterangan yang diperoleh menyebutkan, kebakaran yang sempat menghebohkan warga itu, terjadi pada Jumat (4/8) dini hari akibat korsleting listrik. Api baru bisa dipadamkan 3 jam kemudian setelah petugas pemadam Kebakaran (Damkar) mengerahkan hampir seluruh kekuatan armada yang ada di Palabuhanratu.

“Kami sulit menyelamatkan seluruh barang milik kami. Api sangat besar dan cepat menyambar setiap kios,”ungkap Sanusi salah seorang pedagang pasar kepada Neraca.

Pantauan Neraca,di lapangan, sebanyak 4 kios emas terbakar, 1 toko perak, dan sejumlah kios kelontong dan pedangan sembako. Akibat kebarakan itu, untuk sementara dipastikan aktifitas pasar akan terhentisejenak.

Kepala Bidang Pasar pada Diskoperindag Kabupaten Sukabumi, Ela Nurlaela, ketika dihubungi melalui pesawat selluernya membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, pihaknya telah mengajukan dua alternatif bagi korban kebakaran, yakni relokasi atau penampungan sementara, atau tetap bertahan di tempat semula.

“ Kita sudah ajak pelaku pasar berbicara. Kami berikan dua alternatif. Namun hasilnya karena mereka meminta bertahan berdagang di sana dengan alasan pasar sudah dikenal masyarakat” jelas Ela kepada Neraca Sabtu (6/7).

Ela juga menyebutkan, pihaknya langsung melakukan kordinasi dengan badan penanggulangan bencana dan guna melakukan verifikasi kerugian, serta meminta Dinas Pekerjaan Umum (DPU) menginventaris data kerusakan gedung, “ Berdasarkan data PU, gedung bekas terbakar itu masih layak dipergunakan oleh pedagang. Sehinggap pedagang tidak harus di relokasi. Dan pemda akan langsung membeirkan bantuan kepada para korban” terang dia.

Ela menjamin, kendati terjadi kebakaran, roda perputaran ekonomi di Palabuhanratu tidak akan tergangu, “ Kami langsung turun tangan baik untuk perbaikan sementara kios yang rusak maupun penataan perdagangan, sehingga wargabisa berbelanja kenbutuhan pokok. Hal ini kami lakukan mengingat saat ini bulan suci ramadhan,” tegas Ela.

BERITA TERKAIT

Tekan Angka Kerugian - BBRM Optimalkan Utilisasi Kapal Offshore

NERACA    Jakarta – Meskipun geliat industri batu bara kembali tumbuh, kondisi tersebut belum memacu optimisme PT Pelayaran Nasional Bina Buana…

Peluang Mata Uang Digital Libra Di Pasar Indonesia

  NERACA Jakarta - Ketua Indonesia Blockchain Society, Ery Punta H, menjelaskan mata uang digital (cryptocurrency) "Libra" besutan Facebook memiliki peluang untuk digunakan…

DPRD Jabar Inisiasi Pembentukan Raperda Pusat Pasar Distribusi

DPRD Jabar Inisiasi Pembentukan Raperda Pusat Pasar Distribusi NERACA Bandung - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat (Jabar)…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Amarta: Kebijakan Anies Jangan Dikaitkan Pilpres 2024

Amarta: Kebijakan Anies Jangan Dikaitkan Pilpres 2024 NERACA Jakarta - Ketua Aliansi Masyarakat Jakarta (Amarta), Rico Sinaga menilai, terlalu dini…

8000 Orang Bebersih Ciliwung Sepanjang 69,3 km Pecahkan Rekor Muri

8000 Orang Bebersih Ciliwung Sepanjang 69,3 km Pecahkan Rekor Muri NERACA Cibinong - Sebuah gerakan bersama yang melibatkan lebih 8000…

Pawai Budaya Peringatan 379 Tahun Kota Amlapura

Pawai Budaya Peringatan 379 Tahun Kota Amlapura NERACA Karangasem - Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Prof Rully Indrawan meresmikan gelaran…