Pansus C DPRD Jabar Sepakat BNP Jabar Dilikuidasi

NERACA

Bandung - Pansus C DPRD Provinsi Jawa Barat akhirnya sepakat melakukan likuidasi Badan Narkotika Provinsi (BNP) Jawa Barat, dengan memberi tenggang waktu sampai Desember 2011 dalam pengelolaan personal, asset, pembiayaan dan dokumen sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Demikian disampaikan Drs.H. Yusuf Fuadz, Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (F-PPP) DPRD Provinsi Jawa Barat dalam siaran persnya yang diterima jabarprov.go.id, Kamis (4/8).

Yusuf menjelaskan, ketentuan UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika memberi tenggang waktu satu tahun untuk membentuk Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP).

Sesuai undang-undang, di Provinsi Jawa Barat harus segera dibentuk Badan vertikal yang mengurusi Pencegahan Pemberantasan dan Penanggulangan bahaya narkotika. Sejatinya BNNP sudah bisa eksis di Jawa Barat, tetapi dari hasil koordinasi dengan BNN Pusat, bahwa program pembentukan BNN Provinsi baru bisa dilaksanakan setiap tahun di 7 provinsi dan 25 kabupaten/kota.

“Jadi dapat dibayangkan butuh waktu 5 tahun untuk membentuk BNN di 33 Provinsi di seluruh Indonesia,” katanya.

Persoalannya, lanjut Yusuf, bagaimana dengan persoalan anak bangsa terkait seriusnya bahaya narkotika bagi masa depan bangsa ini, khususnya di Jawa Barat. Berdasarkan data yang dilansir tahun 2008 bahwa ada lebih dari 600.000 orang pemakai narkotika di Jawa Barat, menduduki ranking ke 11 di Indonesia. Angka tersebut terus bertambah sehingga saat ini Jawa Barat menduduki ranking ke-5 di Indonesia.

“Berarti persoalan ini sangat serius. Oleh karena itu perlu kepedulian semua pihak, termasuk masyarakat dan pemerintah daerah, “ katanya.

Berdasarkan kewenangan yang sudah diambil alih oleh BNN Pusat di satu sisi, dan kemampuan BNN disisi lain, lanjut Yusuf, mau tidak mau pemerintah provinsi pun harus membantu dalam menangani persoalan ini, melalui fasilitasi organisasi perangkat daerah (OPD) Jawa Barat lain. Misalnya, dinas kesehatan dan dinas lain yang secara terkait dapat berperan serta dalam persoalan menanggulangi, mencegah dan memberantas Narkotika.

Yusuf berpendapat, ada beberapa hal yang bisa dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam membantu BNN Pusat dalam mengelola tupoksi tersebut, antara lain pemerintah provinsi dapat memberi bantuan keuangan berupa dana hibah karena keterbatasan dana dari pusat untuk penanganan masalah narkotika di Jawa Barat.

Selain itu, pemerintah provinsi dapat berperan serta dengan melakukan pinjam pakai dari asset yang ada untuk kantor BNNP sampai tersedia kantor yang khusus. Pemerintah Provinsi dapat membantu mempekerjakan personel untuk sementara di BNNP sampai secara utuh BNNP mandiri.

“Langkah-langkah ini tentu dapat dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada dan kemampuan yang dimiliki, sehingga tidak ada kekosongan dalam menangani persoalan narkotika yang kompleks dan perlu ditanggani secara integral. Tentu banyak pihak berharap bahwa masa depan anak bangsa ini harus senantiasa menjadi perhatian kita semua,” katanya.

BERITA TERKAIT

Jabar Tawarkan Proyek Infrastruktur Unggulan di IIW

Jabar Tawarkan Proyek Infrastruktur Unggulan di IIW NERACA Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) menawarkan 25 Proyek Infrastuktur di…

BPJS-TK Jabar Targetkan Tambah 1,9 Juta Peserta

BPJS-TK Jabar Targetkan Tambah 1,9 Juta Peserta NERACA Bandung - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK) Jawa Barat menargetkan penambahan…

BNP Paribas Rilis Reksadana Sri Kehati

Berinvestasi sambil berkontribusi pada kegiatan yang memberikan dampak positif pada aspek sosial,PT. BNP Paribas Investment Partners (PT BNP Paribas IP)…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Penetrasi Bisnis LNG Skala Kecil Pertamina ke Industri Wisata dan Horeka - Sangat Strategis

Penetrasi Bisnis LNG Skala Kecil Pertamina ke Industri Wisata dan Horeka Sangat Strategis NERACA Jakarta - Penetrasi bisnis gas alam…

PMII Cabang Kota Sukabumi Lakukan Aksi - Menjelang Program Seratus Hari Kerja Walikota Sukabumi

PMII Cabang Kota Sukabumi Lakukan Aksi Menjelang Program Seratus Hari Kerja Walikota Sukabumi NERACA Sukabumi - Puluhan mahasiswa yang tergabung…

Harbolnas 2018, TCL Bersama Lazada Gelar Diskon Besar Besaran

Harbolnas 2018, TCL Bersama Lazada Gelar Diskon Besar Besaran NERACA Jakarta - Hari belanja online nasional (Harbolnas) menjadi momen yang…