RAPBD Perubahan Tahun 2011 Disampaikan Gubernur Heryawan

Kamis, 04/08/2011

Penyusunan RAPBD Perubahan TA 2011 dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa hal. Pertama, perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum tahun 2011 yaitu : pelampauan proyeksi pendapatan daerah, adanya penambahan SILPA dan dana transfer.

Kedua, pergeseran anggaran antar jenis belanja antara lain penyempurnaan judul kegiatan dan sasaran kegiatan, perubahan kode rekening, volume dan lokasi. Ketiga, pengggunaan SILPA tahun sebelumnya dalam tahun anggaran berjalan.

Pada RAPBD Perubahan TA 2011, itu kata Gubernur Heryawan, Selasa (2/8) sore, diperkirakan terjadi peningkatan pendapatan daerah sebesar Rp.718,99 miliar lebih. Peningkatan target belanja bagi hasil kepada Kabupaten/Kota sebesar Rp.594,38 miliar lebih karena adanya peningkatan target penerimaan tahun 2011 dari pajak daerah sebesar Rp.555,60 miliar lebih dan pembayaran utang bagi hasil over target 2008-2010 dan berdasarkan hasil evaluasi semester I terdapat efisiensi belanja kegiatan tahun 2011 sebesar Rp.178,53 miliar lebih sehingga total anggaran yang masih digunakan pada perubahan APBD Tahun Anggaran 2011 sebesar Rp.1,24 triliun lebih.