BTN Luncurkan Contact Center Nasabah Prioritas

NERACA

Jakarta - PT Bank Tabungan Negara Tbk bekerjasama dengan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk dan PT Infomedia Nusantara, meluncurkan layanan contact center khusus nasabah BTN Prioritas dan layanan Interactive Voice Response (IVR). Program ini sebagai bentuk komitmen perseroan dalam memberikan nilai tambah pelayanan pada para nasabah.

Sebagai salah satu garda terdepan bersama dengan petugas frontliner, BTN menyadari layanan contact center perlu mendapatkan perhatian khusus. Sebab, sektor ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan citra dan kinerja perseroan secara keseluruhan.

"Layanan contact center membuat nasabah BTN Prioritas serasa memiliki petugas contact center yang khusus melayani mereka, seperti halnya layanan priority banking officer di outlet-outlet BTN prioritas," ujar Corporate Secretary BTN, Viator Simbolon di Jakarta, Kamis (27/3).

Sementara, layanan IVR merupakan satu layanan contact center di mana setiap telepon yang masuk akan diterima, diproses, dan dijawab langsung oleh sistem IVR. Melalui teknologi ini, nasabah dan masyarakat akan lebih cepat dilayani dengan informasi terkait saldo dan produk Bank BTN baik tabungan maupun kredit, bahkan informasi angsuran KPR BTN yang dimiliki oleh nasabah.

Penggunaan IVR ini juga akan meningkatkan jumlah telepon masuk ke contact center sebesar 40%, di mana 50% jumlah telepon yang masuk ditangani oleh IVR. Cara ini diyakini akan meningkatkan kualitas layanan contact center Bank BTN.

Peluncuran layanan ini sendiri dilakukan pada hari ini yang dihadiri oleh Direktur Bank BTN Irman Alvian Zahiruddin dan Sri Purwanto, Chief Innovation and Strategy Officer PT Telkom Indra Utoyo, dan Direktur Utama PT Infomedia Nusantara Joni Santoso.

Sebagai informasi, kerja sama layanan contact center dengan PT Telkom telah terjalin sejak 8 Mei 2013, dengan layanan berupa Layanan incoming call, penanganan telepon, layanan outgoing call, pengelolaan telepon keluar untuk marketing dan verifikasi data, layanan email (surat elektronik) dan layanan faksimile. [kam]

BERITA TERKAIT

Mulai Wajib Dilaporkan ke Pajak - REKENING NASABAH DI ATAS Rp 1 MILIAR

Jakarta-Kalangan perbankan, lembaga keuangan dan manajer investasi mulai hari ini (20/2) dapat mendaftarkan data rekening nasabah minimal Rp 1 miliar…

Genjot DPK, BTN Gelar Program “Super Untung Jaman Now”

      NERACA   Jakarta - Berhasil meraih pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 20,45% di atas rata-rata industri…

Kementerian PUPR Segera Teken MoU dengan BTN terkait KPR FLPP

  NERACA Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Pembiayaan Perumahan memastikan bahwa PT Bank…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Jika UU Akses Informasi Dibatalkan, Negara Merugi

  NERACA   Jakarta - Mantan Menteri Keuangan RI Muhammad Chatib Basri menyatakan bahwa negara akan mengalami kerugian bila Undang-Undang…

BRI Syariah Kucurkan KPR Sejahtera Rp1,5 triliun

      NERACA   Jakarta - BRISyariah memberikan kemudahan kepada kaum milenial untuk segera memiliki huniah perdananya. Komitmen ini…

Penyaluran Kredit BCA Tumbuh Hingga 12,3%

    NERACA   Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menumbuhkan penyaluran kredit sebesar 12,3 persen (tahun ke…