BI Rate Diprediksi Bertahan Hingga Akhir Tahun

NERACA

Jakarta - Ekonom Bank DBS, Gundy Cahyadi, memprediksi tingkat suku bunga acuan atau BI Rate tidak akan mengalami penurunan sepanjang 2014 dan relatif stabil di level saat ini, yakni 7,5%. Menurut dia, penurunan suku bunga tidak diperlukan mengingat rupiah menguat terhadap dolar AS dan inflasi tetap terjaga.

"Skenario dasar kami untuk tingkat suku bunga tetap stabil pada posisi 7,5% di sepanjang tahun ini. Kami percaya bahwa Bank Indonesia akan tetap waspada sehingga penurunan suku bunga tidak mungkin terjadi,” ujar Gundy, melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (26/3).

Lebih lanjut dirinya mengatakan, justru kemungkinan adanya kenaikan suku bunga tetap ada jika ada tekanan baru terhadap rupiah. "BI tampaknya tidak akan mengubah kebijakan moneternya saat ini. Inflasi mereda, tapi itu baru setengah dari pertempuran tahun ini. Defisit transaksi berjalan masih agak jauh bila melihat sinyal PDB dua persen yang lebih berkesinambungan," jelasnya.

Dia menambahkan, ada kekhawatiran atas pendanaan eksternal yang tergolong lazim, terutama mengingat ketidakpastian di pasar global. Sementara itu, dari sisi inflasi, Gundy memperkirakan Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) akan terus moderat dan dampak dari kenaikan harga BBM tahun lalu sudah mereda.

Tren inflasi dari tiga komponen utama dari IHK yakni pangan, perumahan/sarana, dan transportasi serta komunikasi, terus menunjukkan tren menurun. "Selain itu, inflasi inti menunjukkan bahwa ekspektasi inflasi menurun. Dengan demikian, kami memperkirakan inflasi di angka 6,4% tahun ini, " ungkap Gundy.

Meskipun demikian, lanjut dia, risiko inflasi masih tetap ada. Hal ini menyusul rencana Pemerintah untuk meningkatkan tarif listrik untuk konsumen industri sekitar 8,6%-13,3% setiap dua bulan yang mulai berlaku Mei mendatang. Dampak paling besar kemungkinan akan dirasakan pada perumahan atau sarana komponen IHK, meskipun dampak ke sektor lain selalu terjadi. [ardi]

BERITA TERKAIT

Sky House BSD Grand Launching Akhir Tahun - Menjadi Rumah Pintar Terkemuka

NERACA Jakarta – Menawarkan berbagai keunggulan fasilitas dengan teknologi canggih, proyek properti Sky House BSD+, mendapatkan respon cukup positif dari…

Pasar Apartemen Tetap Tumbuh di Tahun Politik

NERACA Jakarta –Meskipun tahun depan dihantui sentimen politik, para pelaku properti menyakini industri properti masih tetap positif. Apalagi, properti masih…

Profitabilitas Bank Tahun Depan Diprediksi Sulit Meningkat

      NERACA   Jakarta - Rasio profitabilitas atau keuntungan dari aset bank dinilai sulit meningkat dalam setahun ke…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

The Fed Naikkan Suku Bunga 25 Bps

      NERACA   Washington - Federal Reserve AS atau bank sentral AS pada akhir pertemuan kebijakan dua harinya…

Amartha Salurkan Pembiayaan Rp200 miliar

      NERACA   Jakarta – PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) telah menyalurkan pembiayaan dengan model financial technology (fintech)…

Mahasiswa GenBI Diharapkan jadi Garda Terdepan

      NERACA   Bogor - Bank Indonesia (BI) meminta kepada seluruh mahasiswa penerima beasiswa BI dapat mendedikasikan ilmu…