Musim Dividen Picu IHSG Bergerak Menguat

NERACA

Jakarta – Mengakhiri perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu sore, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat 25,15 poin atau 0,53% ke posisi 4.728,24. Sedangkan indeks 45 saham unggulan (LQ45) naik 5,06 poin (0,64%) ke level 793,09.

Kata analis PT Asjaya Indosurya Securities, Wiliam Surya Wijaya, arus dana investor asing yang kembali masuk ke bursa saham domestik kembali mendorong IHSG BEI melanjutkan penguatan, “Secara teknikal, indeks BEI juga masih memiliki peluang untuk kembali berada dalam pola tren penguatan jangka pendek, target batas atas indeks BEI saat ini berada pada level 4.779 poin dengan batas bawah berada pada level 4.704 poin,”ujarnya di Jakarta, Rabu (26/3).

Berikutnya, indeks BEI Kamis diproyeksikan berpeluang menguat seiring dengan musim dividen. Dirinya merekomendasikan beberapa saham yang dapat diperhatikan pada perdagangan Kamis, (27/3) diantaranya Unilever (UNVR), Astra International (ASII), Astra Graphia (ASGR), XL Axiata (EXCL), Bank Negara Indonesia (BBNI), dan Bank Central Asia (BBCA).

Pada perdagangan kemarin, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia berjalan lancar dengan total transaksi sebesar Rp5,635 triliun dari 5,496 miliar lembar saham diperdagangkan. Sebanyak 177 saham menguat, 107 saham melemah, dan 100 saham bergerak stagnan.

Kompak dengan dengan IHSG, saham Asia juga menguat dengan indeks Nikkei menguat 53,97 poin atau 0,37% menjadi 14.477,16, indeks Hang Seng naik 155,43 poin atau 0,72% menjadi 21.887,75, dan indeks Strait Times naik 1,35% menjadi 3.146,44.

Sektor pendorong IHSG mayoritas menguat, dengan sektor yang menguat tertinggi adalah sektor konsumer yang naik 38,18 poin. Sedangkan yang melemah terdalam sektor industri dasar 1,32 poin. Adapun saham-saham yang berada di jajaran top gainers, antara lain saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) menguat Rp85 menjadi Rp4.800, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) naik Rp100 menjadi Rp6.525 dan PT Provident Agro Tbk (PALM) meningkat Rp20 menjadi Rp420.

Sedangkan saham-saham bergerak di top losers, antara lain saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) melemah Rp1.150 menjadi Rp45.100, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) melemah Rp45 menjadi Rp4.950 dan PT Astra International Tbk (ASII) minus Rp25 menjadi Rp7.250. (bani)

BERITA TERKAIT

Saham Malacca Trust Dalam Pengawasan - Bergerak Di luar Kewajaran

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mencermati pola transaksi saham PT Malacca Trust Wuwungan (MTWI) karena telah…

Profit Taking Hambat Penguatan IHSG

NERACA Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu ditutup turun sebesar 18,12 poin seiring…

Pasar Obligasi Diproyeksikan Bergerak Sideways - Menanti Sentimen The Fed

NERACA Jakarta - Pekan ini pasar obligasi domestik diperkirakan bergerak sideways. Pasalnya, para pelaku pasar masih akan menunggu pengaruh sentimen-sentimen…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun - KAI Tawarkan Kupon Bunga Hingga 8%

NERACA Jakarta – Danai pengembangan ekspansi bisnisnya dan termasuk peremajaan armada, PT Kereta Api Indonesia (Persero) berencana menerbitkan obligasi I…

Laba Bersih Hartadinata Tumbuh 28,4%

NERACA Jakarta – Sepanjang kuartal tiga 2017, PT Hartadinata Abadi Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp 95 miliar atau naik…

KPEI Sosialisasikan Kualitas Agunan

Demi meningkatkan kehatian-hatian transaksi, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) menyelenggarakan sosialisasi kepada para anggota kliring mengenai peningkatan kualitas agunan.…