Kiat Membuka Usaha Penjualan Helm

Sabtu, 29/03/2014

Mengingat pertumbuhan industri sepeda motor begitu tinggi belakangan ini, membuat peluang usaha yang berkaitan dengan sepeda motor pun cukup potensial. Salah satunya usaha penjualan helm dan perlengkapan berkendara lainnya, bisnis di sektor ini menjanjikan keuntungan luar biasa.

Meski demikian bukan berarti dalam menggarap bisnis ini Anda bisa berbisnis sekedarnya saja, karena jika seperti itu jangan harap usaha akan berkembang. Karena bukan tidak mustahil malah usaha Anda akan gulung tikar.

Karena itu, dalam merlntis usaha di sektor ini, ada beberapa hal yang perlu disiapkan jika tidak ingin gagal, berikut ini adalah hal-hal yang harus Anda persiapkan agar usaha penjualan helm serta perlengkapan berkendara Anda berkembang.

Pertama, tentukan lokasi usaha yang cocok. Urusan lokasi memang bukan kunci sukses penjualan helm dan perlengkapan berkendara saja, tetapi semua usaha sangat ditentukan hal ini. Nah untuk penjualan helm serta perlengkapan berkendara lainnya, pilihlah di area sekitar bengkel- bengkel, show room motor, atau area keramaian lainnya. Usahakan tempat usaha berada di pinggir jalan.

Kemudian, cari informasi tentang grosir penjual helm atau distributor helm yang dapat memberikan harga yang lebih rendah. Dengan demikian Anda bisa memperoleh keuntungan lebih besar, karena mendapatkannya pun dengan harga murah.

Ketiga, pahami seluk-beluk helm, jenis-jenis helm, serta fungsi tiap spesifikasi helm. Hal ini sangat penting karena konsumen Indonesia telah cerdas-cerdas. Bagaimana mau menjual helm kalau si penjualnya tidak tahu kualitas sebuah helm.

Keempat, tata ruangan usaha senyaman mungkin sehingga memudahkan konsumen untuk melihat barang-barang yang ada. Dengan display menarik tentu saja mampu mengundang pembeli untuk datang. Karena itu menunjukkan kalau barang yang Anda jual adalah barang yang berkualitas.

Kelima, Pastlkan target market usaha Anda. Karena hal ini berpengaruh terhadap jenis-jenis helm yang akan dikoleksi untuk dljual. Hal ini berkaitan pula dengan kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat.