Akuntan Siap Hadapi MEA - Miliki Register Negara

NERACA

Jakarta - Ikatan Akuntan Indonesia mengaku optimistis bila akuntan Indonesia yang telah beregistrasi negara siap menghadapi persaingan profesi dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015. "Akuntan-akuntan Indonesia yang telah mempunyai register negara telah bekerja sebagai profesional di Vietnam, Kamboja, ataupun Laos apalagi dengan skema kerjasama seperti dengan The Association of Chartered Certified Accountants (ACCA)," kata Direktur Komunikasi, Pemasaran dan Pengembangan Bisnis IAI, Deny Poerhadiyanto di Jakarta, kemarin.

Menurut dia, akuntan profesional Indonesia yang bekerja di negara-negara ASEAN sebagian besar merupakan akuntan publik dan merata di semua industri, termasuk industri keuangan. "Akuntan Indonesia terkenal pintar dan ulet di luar negeri. Itu yang menjadi karakter bangsa kita," papar dia. Deny mengatakan sebagian akuntan Indonesia yang bekerja di luar negeri ditempatkan oleh perusahaan Indonesia yang juga mempunyai jaringan kantor di luar negeri.

Industri keuangan di Indonesia, lanjutnya, juga telah memenuhi standard akuntansi internasional sehingga akuntan asing juga banyak yang masuk di Indonesia. "Akuntan asing yang bekerja di Indonesia antara lain dari Filipina, Bangladesh, India, dan Hongkong, bahkan ada juga dari Nigeria," katanya.

Sementara Kepala ACCA Indonesia, Mulyadi Setiakusuma menambahkan asosiasinya mendukung profesionalitas akuntan Indonesia melalui mengembangkan jaringan dan kerjasama dengan sejumlah kampus dan perusahaan di Indonesia. [ardi]

BERITA TERKAIT

Mencari Alternatif Langkah Penyelamatan Perusahaan Negara

NERACA Jakarta - Rencana pemerintah membentuk induk perusahaan (holding) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus mendapat kritik dari sejumlah akademisi…

Wapres Dorong Peningkatan Kerjasama Ekonomi Negara D8

    NERACA   Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, Indonesia akan mendorong peningkatan kerja sama ekonomi dalam KTT…

Beban Utang Negara

Menkeu Sri Mulyani Indrawati menegaskan masyarakat tak khawatir terhadap kebijakan pemerintah untuk berutang. Alasannya, utang merupakan responsibility choice dan strategi…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

10 LKM Syariah Kantongi Izin dari OJK

  NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan izin operasi sepuluh Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKM Syariah) yang diharapkan…

BTN Ajak Mahasiswa jadi Entrepreneur Properti

  NERACA Yogyakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. siap mengawal para mahasiswa untuk menjadi entrepreneur muda handal di bidang properti…

Bank Muamalat Resmikan Unit Program Social Trust Fund Di Bali

  NERACA Jakarta - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. (Bank Muamalat) secara resmi memperkenalkan Unit Program Social Trust Fund (STF)…