Cita Mineral Beli Saham Danpac US$ 490 Ribu

Rabu, 26/03/2014

PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) telah membeli 5% saham PT Danpac Resources Kalbar senilai US$ 490 ribu. Hal tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin. Disebutkan, saham sebanyak 4.700 lembar tersebut merupakan saham Danpac di PT Well Harvest Winning Alumina Refinery (WHW).

Perseroan dan PT Danpac Resources Kalbar telah menandatangani perjanjian Jual Beli (PJB) saham pada Senin (24/3). Adapun saham yang dijual Danpac merupakan seluruh sahamnya di WHW. Sementara itu, perseroan sepanjang tahun lalu berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp686,69 miliar atau naik 190,6 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp236,31 miliar. Adapun laba bersih per saham dasar meningkat menjadi Rp186 dibanding tahun 2012 senilai Rp58 per saham.

Naiknya laba ini didukung melonjaknya penjualan bersih pada tahun lalu sekitar 57,85 persen menjadi Rp4,12 triliun dari Rp2,61 triliun. Naiknya pendapatan perseroan diikuti naiknya beban pokok penjualan menajdi Rp1,91 triliun dari Rp1,46 triliun. Sementara pada tahun lalu, perseroan mencatat rugi selisih kurs mencapai Rp25,36 miliar dibanding tahun sebelumnya laba Rp22,16 miliar.

Tercatat jumlah aset persreoan per akhir tahun lalu tercatat sebesar Rp3,77 triliun dengan jumlah utang sebesar Rp1,68 triliun. Sedangkan aset persreoan pada 2012 sebesar Rp1,97 triliun, dengan total utang Rp833,93 miliar.

Sebelumnya, perseroan bersama dengan entitas anak mendapatkan fasilitas pinjaman sebesar US$ 100 juta dari dua bank asing untuk belanja modal. Dijelaskan bahwa perseroan bersama tiga entias anak telah menandatangani perjanjian fasilitas kredit dengan DBS Bank Ltd dan Oversea Chinese Banking Corporation Ltd sebagai kreditur.

Selain itu, juga dengan PT Bank OCBC NISP Tbk sebagai agen fasilitas dan PT Bank DBS Indonesia sebagai agen jaminan. Adapun, ketiga entitas anak perseroan, yakni PT Harita Prima Abadi Mineral (HPAM), PT Karya Utama Tambangjaya (KUTJ) dan PT Sandai Inti Jaya Tambang (SIJT). (bani)