BTN Jadi 10 BUMN Pembayar Pajak Terbesar

Rabu, 26/03/2014

NERACA

Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mendapatkan penghargaan sebagai perusahaan BUMN pembayar pajak terbesar 10 BUMN di Indonesia yang berada di bawah KPP Wajib Pajak Besar Empat. Penghargaan ini diberikan oleh Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan sebagai apresiasi kepada BUMN patuh pajak.

Menurut Maryono, Direktur Utama BTN, penghargaan ini merupakan sebuah penghargaan yang diberikan oleh Ditjen Pajak kepada kami perusahaan BUMN yang selama ini dianggap patuh dalam menjalankan fungsinya sebagai wajib pajak.

"Selama ini kami hanya menjalankan saja apa yang sudah menjadi kewajiban Bank BTN sebagai wajib pajak. Tentu saja kami melakukannya sesuai dengan ketentuan yang sudah diatur dalam pelaksanaan pemungutan pajak tersebut. Semoga penghargaan ini menjadi pendorong semangat bagi Bank BTN untuk dapat meningkatkannya lebih baik lagi," jelas Maryono di Jakarta, Selasa.

Berdasarkan data per 31 Desember 2013, BTN telah membayar pajak sebesar Rp1,157 triliun. Jumlah ini meningkat jika dibandingkan dengan 2012 yang sebesar Rp1,007 triliun. Sementara pada 2011, pajak yang dibayarkan BTN sebesar Rp955 miliar. Selama tiga tahun berturut-turut jumlah pajak yang dibayarkan BTN meningkat.

Sumber pembayaran pajak BTN sepanjang 2013 terbesar diperoleh dari pungutan pajak penghasilan (PPh) Final dengan jumlah pungutan sebesar Rp557 miliar. Pungutan PPh Badan dan PPh Pasal 21 juga menjadi sumber pembayaran terbesar berikutnya dengan jumlah masing-masing Rp398 miliar dari PPh Badan dan Rp139 miliar dari PPh Pasal 21. Sisanya bersumber dari pungutan PPh lainnya.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan dari 250 juta penduduk Indonesia, 60 juta, termasuk mampu membayar pajak pribadi. Dari jumlah ini hanya 25 juta yang melakukan kewajiban untuk membayar pajak. Baru 40% yang patuh membayar pajak.

Sementara itu dari 5 juta badan usaha yang wajib membayar pajak, baru 11% atau sekitar 520 ribu yang melakukan pembayaran pajak. Pajak merupakan sumber pendapatan negara yang dimanfaatkan untuk pembangunan. Perolehan pajak Pemerintah tahun 2013 mencapai Rp921 triliun. [kam]