Semen Indonesia Bagikan Dividen Rp 2,4 Triliun

NERACA

Jakarta - Tidak mau kalah dengan PT Semen Baturaja Tbk yang membagikan total dividen Rp 78 miliar, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) juga berencana mengalokasikan sebagian keuntungannya untuk dibagikan dalam bentuk dividen tunai kepada pemegang saham sebesar Rp407 per saham.

Direktur Utama PT Semen Indonesia Tbk, Dwi Soejipto mengatakan, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) menyetujui penggunaan laba bersih tahun buku 2014 untuk dividen sebesar 45% atau Rp2,42 triliun dari laba bersih 2013 sebesar Rp5,37 triliun,”Nilai dividen tersebut setara dengan Rp407 per lembar saham. Dividen tahun ini naik 10,6% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp368 per saham," kata Dwi di Jakarta, Selasa (25/3).

Selain itu, pemegang saham juga menyetuji pengalokasian dana cadangan sebesar Rp2,95 triliun untuk pengembangan usaha perseroan. Sebagai informasi, sepanjang tahun 2013, perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp5,37 triliun atau tumbuh 10,8% dari tahun sebelumnya Rp4,84 triliun.

Adapun pendapatan Rp24,5 triliun atau naik 25% dibandingkan tahun sebelumnya senilai Rp19,5 triliun. Sedangkan, total volume penjualan semen 27,81 juta ton, meningkat 27% dibanding 2012 sebanyak 21,9 juta ton. PT Semen Indonesia Tbk dikabarkan tengah berekspansi ke Mnyamar. Adapun, proses yang terakhir dilakukan oleh SMGR adalah penyelesaian due diligence.

Direktur Keuangan Semen Indonesia, Ahyanizzaman pernah bilang, setelah hasil due diligence usai, terdapat dua calon partner untuk diajak perseroan untuk bekerjasama dalam pembangunan pabrik semen di Myanmar,”Due diligance sudah selesai, terkait pembangunan pabrik Myanmar sudah, dan sekarang kita lagi evaluasi kembali. Dari tiga terpilih dua perusahaan asal Myanmar untuk dijadikan partner dalam pembangunan pabrik semen nanti,”ujarnya.

Ahyanizzaman melanjutkan, dua partner yang saat ini telah dilakukan oleh manajemen SMGR berasal dari Myanmar semua. Namun, SMGR pun akan melakukan seleksi kembali partner tersebut yang nantinya akan diajak bekerjasama untuk membangun pabrik.

Namun, dirinya mengaku belum bisa mengungkapkan nama-nama dari dua partner lokal SMGR. Dirinya juga belum kembali mengungkapkan mengenai penyelesaian proses tersebut,”Belum bisa kami targetkan kapan proses finalisasi selesai. Tapi, kami berharap bisa kelar tahun ini juga,”tandasnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Metrodata Bagikan Dividen Rp 10 Persaham

NERACA Jakarta - Berkah mencatatkan pertumbuhan laba bersih 12,1% sepanjang tahun 2017 kemarin, mendorong PT Metrodata Electronic Tbk (MDTL) untuk…

Kemenperin Usul Tambah Anggaran Rp 2,57 Triliun - Dukung Industri 4.0

  NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian mengusulkan tambahan anggaran pada tahun 2019 kepada DPR RI sebesar Rp2,57 triliun. Anggaran tersebut…

Ini Jurus Wujudkan Indonesia Jadi Kiblat Fesyen Muslim Dunia

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian terus berupaya mewujudkan visi Indonesia untuk menjadi kiblat fesyen muslim dunia pada tahun 2020. Peluang…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Metrodata Bagikan Dividen Rp 10 Persaham

NERACA Jakarta - Berkah mencatatkan pertumbuhan laba bersih 12,1% sepanjang tahun 2017 kemarin, mendorong PT Metrodata Electronic Tbk (MDTL) untuk…

Duta Pertiwi Bidik Laba Bersih Rp 6 Miliar

NERACA Jakarta – Membaiknya harga batu bara, menjadi alasan bagi PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk (DPNS) untuk mematok pertumbuhan bisnis…

Kapitalisasi Pasar di Bursa Tumbuh 0,24%

NERACA Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) dalam sepekan menjelang libur panjang Idul…