Wintermar Catatkan Kontrak US$ 111,2 Juta

Rabu, 26/03/2014

NERACA

Jakarta - PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS) hingga 1 Maret 2014 berhasil memperoleh kontrak baru sebesar US$ 111,2 juta. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa(25/3).

Kata Investor Relations PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS), Pek Swan Layanto mengatakan, perseroan yakin propek perkapalan lepas pantai masih prospektif sepanjang tahun ini. Hal ini ditunjang dengan kombinasi aktivitas eksplorasi yang tinggi dan implementasi ketat cabotage. Hal tersebut bisa menyebabkan menguatnya pertumbuhan pada semua area bisnis dan juga peningkatan marjin,”Kami tetap optimis atas trend jangka panjang pada sektor minyak dan gas lepas pantai Indonesia karena adanya beberapa proyek pengembangan besar akan dimulai pada beberapa bulan mendatang,”ujarnya.

Dia juga menjelaskan, beberapa kapal asing juga telah mengganti bendera menjadi bendera Indonesia untuk mendukung kelangsungan sektor pengeboran laut dalam (deepwater) Indonesia. Selain itu, didukung dengan berlanjutnya peningkatan aktivitas pada pengeboran laut dalam membutuhkan kapal-kapal bernilai lebih tinggi, khususnya kapal-kapal berkemampuan Dynamic Positioning,”Meskipun sebagian besar kontrak kapal-kapal laut dalam adalah jangka pendek karena bekerja pada tahap eksplorasi, dimulainya beberapa proyek pengembangan yang besar akan menjadi berita yang sangat baik bagi industri," tambahnya.

Menurutnya, terbatasnya suplai kapal-kapal OSV yang bernilai lebih tinggi dan berbendera Indonesia telah membuat membaiknya tarif sewa pada segmen pasar kapal-kapal bernilai tinggi, yang merupakan tarif premium dibandingkan tarif global untuk kapal-kapal yang berkelas sama,”Memang diakui ada beberapa penundaan pemberian kontrak-kontrak jangka panjang, namun kami tetap optimis atas prospek bisnis dan strategi ekspansi armada kami yang masih sesuai rencana,”kata dia.

Tercatat sepanjang tahun 2013, emiten perkapalan lepas pantai ini membukukan kenaikan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik sebesar 33,95% dari US$ 20,20 juta di 2012 menjadi US$ 27,06 juta. Kenaikan tersebut didorong pertumbuhan pada pendapatan perseroan.

Disebutkan, pendapatan perseroan naik sebesar 50,44% menjadi US$ 186,72 juta dari pendapatan pada 2012 sebesar US$124,12 juta. Kendati demikian, beban langsung di 2013 naik menjadi US$ 128,94 juta dari US$ 89,06 juta di 2012. Laba kotor naik menjadi US$ 57,79 juta dari US$ 35,06 juta di 2012, laba sebelum pajak naik dari US$ 26,09 juta di 2012 menjadi US$ 39,67 juta di 2013.

Adapun untuk total liabilitas pada akhir tahun 2013 tercatat sebesar US$ 203,69 juta dengan total ekuitas sebesar US$ 218,60 juta pada akhir tahun 2013. Total aset perseroan pada akhir tahun 2013 juga tercatat ikut meningkat menjadi US$ 422,28 juta dari aset perseroan sebelumnya di akhir tahun 2012 yang tercatat sebesar US$ 338,97 juta. Sementara itu, laba per saham dasar naik dari US$ 0,56 per saham di 2012 menjadi US$ 0,74 per saham. (bani)