Memilih Bahan Cat Hunian Yang Sehat

Atasi Masalah Pada Cat

Sabtu, 29/03/2014

Warna cat dalam sebuah hunian memanglah memiliki fungsi yang cukup penting sekali, terutama dalam menciptakan suasana yang menyenangkan dan nyaman. Namun tidak hanya itu saja, menurut penelitian, warna cat dalam sebuah hunian juga bisa mempengaruhi kesehatan, tapi bisa juga merusak kesehatan bila kita salah dalam memilih bahan cat yang berbahaya untuk kesehatan.

Banyak orang yang tidak mengetahui dan terkadang tidak memerhatikan dengan jelas bahan cat yang digunaka, sehatkah untuk kesehatan atau justru membahayakan kesehatan kita dan penghuni rumah juga orang-orang yang kita sayangi. Berdasarkan bahannya, cat dibagi dalam dua jenis, yaitu solvent based untuk menggunakan tiner dan water based (menggunakan air). Dulu, sebagian besar cat yang ada di pasaran adalah cat solvent based. Ini berlaku untuk cat dinding maupun cat kayu dan besi.

Namun kini bahan cat dinding mulai mengarah ke water based yang dianggap lebih aman. Cat kayu dan besi menyusul kemudian, walaupun belum sebanyak cat dinding. Semestinya, cat water based memiliki kandungan VOC rendah Tapi pada kenyataannya tidak selalu demikian.

Mengandung Solvent

Sejak pembuatan di pabrik, cat sudah menggunakan solvent atau pelarut. Solvent memegang peranan dalam pembentukan film yang baik. Solvent digunakan sebagai pencampur cat, karena dengan takaran yang pas bisa membuat cat memiliki kekentalan yang juga pas. Ini membuat cat menjadi mudah diaduk, mudah diaplikasikan, dan cepat kering.

Namun solvent tidak ramah bagi lingkungan dan juga tidak ramah bagi kesehatan manusia. Polimerisasi yang menggunakan teknologi terbaru memungkinkan proses pembuatan cat tidak membutuhkan solvent lagi. Solvent yang ada dalam kandungan cat akan menguap setelah cat diaplikasikan. Setelah solvent menguap, cat akan mengering dan membentuk lapisan di permukaan benda. Karena itu cat yang sudah diaplikasikan pada dinding dan sudah mengering, sebenarnya sudah tidak lagi mengandung solvent.

Secara instan, bahan ini bisa menyebabkan gangguan kesehatan ringan seperti seperti mata pedas, kulit perih, gangguan saluran perna-fasan, atau alergi. Sedangkan bila dihirup dalam jangka waktu lama, bahan ini bisa menyebabkan kanker, kerusakan hati, dan gangguan sistem saraf.

Timbal dan Merkuri

Selain VOC, bahan berbahaya lainnya yang terkandung dalam cat adalah timbal dan merkuri. Timbal sering digunakan dalam campuran cat untuk menghasilkan warna-warna cerah. Timbal ini terkandung di dalam pigmen, yaitu bahan untuk memberi warna pada cat. Cat warna kuning dan oranye memiliki kandungan timbal yang lebih tinggi dibandingkan warna-warna lain. Biasanya penambahan timbal ini berlaku untuk cat minyak.

Selain itu permasalahan yang sering terjadi pada cat hunian ialah mengelupasnya cat tembok atau di sebut flaking, sudah barang tentu merupakan hal yang sering terjadi pada semua hunian. Ujung-ujungnya, kita seringkali menyalahkan kualitas cat yang kita beli. Padahal, semua cat apakah itu cat berkualitas atau tidak, flaking terus menghantui.

Pengelupasan cat bisa terjadi karena kondisi dinding yang lembab, sebabnya karena adanya rembesan air hujan dari talang air yang konstruksinya kurang baik, atau bisa juga dikarena proses pengerjaan dinding yang tidak baik.

Lakukan pengerokan terhadap lapisan cat yang terkelupas tadi sampai terlihat permukaan dinding, lalu bersihkan permukaan dan lapisi kembali dengan cat dasar atau alkali primer. Jangan terburu-buru untuk segera melapisinya dengan cat sebelum cat dasar tersebut kering dengan baik. Untuk penggunaan cat tembok, baiknya gunakan cat dengan kualitas yang baik yang daya rekat dan elastisitasnya juga cukup baik, sehingga daya tahan cat pun akan lebih lama.

Menggunakan cat tembok dengan kualitas rendah memang lebih hemat, tetapi pada dasarnya itu lebih boros, karena cat tembok akan cepat mengelupas. Karena cat tembok bermutu tinggi, pasti memiliki daya rekat yang lebih baik lagi, selain itu daya sebarnya pun lebih luas. Biasanya warna yang dihasilkan tidak mudah pudar asalkan digunakan dengan cara tepat, selain itu bahannya pun tidak berbahaya bagi kesehatan.