Laba BW Plantation Terkoreksi 30,66%

PT BW Plantation Tbk (BWPT) membukukan penurunan laba bersih sepanjang 2013 sebesar 30,66% jadi Rp181,78 miliar. Pada tahun sebelumnya perusahaan produsen minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) mampu mendulang untung sebesar Rp262,18 miliar.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin. Laba bersih per saham dasar juga tergerus jadi Rp44,32 atau turun 31,63% dari tahun sebelumnya Rp64,83 per saham. Keuntungan BWPT yang merosot diakibatkan beban pokok penjualan sepanjang 2013 yang meningkat jadi Rp603,04 miliar dari sebelumnya Rp373,11 miliar. Kemudian, kerugian selisih kurs juga naik menjadi Rp1,60 miliar dari Rp835,64 juta.

Akan tetapi, pendapatan usaha meningkat Rp1,14 triliun dari sebelumnya Rp944,24 miliar. Untuk jumlah aset mencapai Rp6,20 triliun pada akhir Desember 2013 dari sebelumnya Rp4,91 triliun di Desember 2012. Sebelumnya, kalangan analis pasar modal menilai terjadinya permintaan minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) seiring proyeksi perekonomian global yang membaik tentunya akan menjadi sentimen positif bagi perkembangan kinerja emiten CPO. Pasalnya, jika perekonomian pulih, pendapatan juga akan mengalami peningkatan dan konsumsi pangan juga akan meningkat.

Oleh karena itu, kalangan analis menilai, saham-saham yang termasuk dalam sektor tersebut pun akan ikut terkerek naik. “CPO merupakan bahan baku minyak goreng, sehingga otomatis permintaan CPO meningkat dan akhirnya bisa memulihkan harga CPO,” kata Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada.

Atas dasar fundamental tersebut, menurut Reza, saham-saham seperti PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), dan PT BW Plantation Tbk (BWPT) yang notabene bergerak di sektor perkebunan masih memiliki peluang kenaikan. Kisaran nilai yang menjadi target dia, yaitu PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) dengan target harga 28.500 rupiah per saham, PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) dengan target harga 2.450 rupiah per saham, dan PT BW Plantation Tbk (BWPT) dengan target harga 1.450- 1.480 rupiah per saham. (bani)

BERITA TERKAIT

Pendapatan Ancora Resources Terkoreksi 7% - Kinerja Anak Usaha Melorot

NERACA Jakarta – Performance kinerja keuangan PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) masih membukukan raport merah di kuartal tiga 2017.…

Mega Manunggal Targetkan Laba Rp 200 Miliar - Proyeksi Kinerja 2018

NERACA Jakarta - PT Mega Manunggal Properti Tbk (MMLP) akan membangun dua sampai tiga gudang di tahun depan. Dengan begitu perusahaan ini…

Dyandra Targetkan Laba Rp 43 Miliar di 2018 - Masih Mengandalkan Bisnis Organizer

NERACA Jakarta – Selalu mematok pertumbuhan bisnis lebih agresif lagi dari tahun ke tahun, terus konsisten dilakukan PT Dyandra Media…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Desa Nabung Saham Hadir di Monokwari

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mencanangkan "Desa Nabung Saham" di wilayah Kabupaten Manokwari, Papua Barat,”Desa Nabung Saham akan dibentuk…

BEI Suspensi Perdagangan Saham MNCN

Mengendus adanya transaksi yang mencurigakan melalui Nomura Sekuritas Indonesia, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) mengajukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan…

Link Net Targetkan 150 Ribu Pelanggan

Kebutuhan jaringan internet di Indonesia memacu PT Link Net Tbk (LINK) gencar ekspansi jaringan. LINK optimistis bisa memenuhi target 2,8…