Pefindo Beri Peringkat Positif PT Catur Sentosa

NERACA

Jakarta – PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) diproyeksikan memiliki prospek usaha yang positif oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Alasannya, perusahaan yang bergerak di bidang distribusi dan logistik serta ritel modern bahan bangunan pada tahun ini memiliki prospek positif didukung tetap tumbuhnya industri properti.

Analis Pefindo Guntur Tri Hariyanto menilai, meski industri properti pada tahun ini menghadapi kompetisi ketat, di mana pertumbuhannya diperkirakan hanya sekitar 10 persen, namun kondisi tersebut hanya bersifat sementara,”Pertumbuhan industri properti akan kembali rebound, terutama mengingat bahwa backlog perumahan di Indonesia diperkirakan mencapai 15 juta unit tahun ini," kata dia dalam risetnya, Senin (24/3)

Sejalan dengan prospek industri properti itu, dia memperkirakan permintaan cat dan ubin keramik akan melemah. Kendati demikian, permintaan masih berpeluang naik didukung perekonomian Indonesia yang terus tumbuh.

Di samping itu, kegiatan pemilihan umum (pemilu) diharapkan mampu menopang penjualan barang konsumen. Berdasarkan survei Bank Indoensia (BI), konsumsi rumah tangga pada kuartal IV tahun lalu tetap kuat, dengan indeks penjualan ritel naik 27% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya di tengah tingginya inflasi. Sementara penjualan ritel modern nasional diperkirakan juga meningkat sekitar 10% menjadi Rp163 triliun.

Meningkatnya jumlah penduduk usia muda dengan kelas menengah, yang diperkirakan akan tumbuh 10% setiap tahunnya secara rata-rata hingga 2016 akan mendorong belanja konsumen lebih cepat. Pada saat yang sama, pemerintah mempercepat pembangunan infrastruktur, seperti jalan, bandara, pelabuhan, rel kereta, pembangkit listrik dan lainnya, sehingga akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, begitu juga pertumbuhan CSAP,”Bisnis perusahaan telah menunjukkan perkembangan yang baik dan kami optimis untuk prospek CSAP ke depannya," ujar dia.

Pada kuartal III/2013 di tengah banyaknya tantangan ekonomi, pertumbuhan pendapatan CSAP sebesar 28% melebihi perkiraan Pefindo. Melihat capaian itu, Pefindo merevisi target pendapatan untuk CSAP pada tahun ini menjadi Rp7,8 triliun, meningkat dibanding proyeksi pendapatan akhir tahun lalu senilai Rp6,41 triliun.

Adapun, laba bersih tahun ini diprediksi bisa mencapai Rp132 miliar atau meningkat 32% dibanding proyeksi akhir tahun lalu senilai Rp100 miliar. Sementara target harga saham CSAP berada di kisaran Rp396-464 per saham. (bani)

BERITA TERKAIT

Aneka Gas Beri Kupon Obligasi Hingga 9,9%

PT Aneka Gas Industri Tbk (AGII) berencana menerbitkan obligasi melalui penawaran umum obligasi berkelanjutan I tahap II tahun 2017 sebesar…

Pertumbuhan BUMDes Disebut Makin Positif

      NERACA   Solo - Pemerintah menyatakan pertumbuhan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Indonesia makin positif seiring…

KKP Beri Bantuan Alat Tangkap Ramah Lingkungan - Wilayah Jawa Tengah

NERACA Pekalongan - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) kembali menyalurkan bantuan alat penangkapan ikan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Kantungi Sertifikasi ISO 27001 - XL Tingkatkan Keamanan Data Pelanggan

NERACA Jakarta - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) berhasil meraih sertifikasi ISO 27001 sebagai standar baku penerapan Information Security…

Investor Saham di Babel Tumbuh Signifikan

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Pangkalpinang mencatat, jumlah investor pasar modal di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengalami…

Renuka Targetkan Ekspor Tambang di 2018

Keyakinan membaiknya harga batu bara di tahun depan, menjadi harapan PT Renuka Coalindo Tbk (SQMI) bila pasar batu bara kembali meningkat.…