Give2Education: Educate a Child, Grow a Nation - PSF Dorong Masyarakat Jadi Donatur secara Online

NERACA

Di Indonesia, setiap tahunnya terdapat 1,8 juta remaja yang tidak mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Padahal, pendidikan tinggi merupakan bagian penting dari persiapan sumber daya manusia menuju ASEAN Community 2015. Masyarakat Indonesia harus mempersiapkan sumber daya manusia yang lebih berkualitas, siap bersaing secara global, dan pada akhirnya mampu membawa perubahan positif di masa depan.

Terkait hal tersebut, Putera Sampoerna Foundation (PSF), institusi bisnis sosial pertama di Indonesia, belum lama ini resmi meluncurkan Give2Education (www.give2education.com), sebuah sarana pengumpulan dana secara online (donasi portal) yang dirancang khusus untuk membantu meratakan akses dan meningkatkan kualitas pendidikan anak Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua. Melalui donasi portal ini, Putera Sampoerna Foundation mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif menjadi donatur secara online.

Melalui Give2Education, PSF mengajak masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi aktif menjadi donatur secara online dengan cara memberikan donasi untuk pendidikan. Semakin banyak individu yang berpartisipasi dan berdonasi, maka semakin banyak remaja Indonesia yang bisa melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi serta mampu mencapai impian dan cita-cita mereka.

“Hingga akhir tahun 2013, terdapat lebih dari 100 juta orang di Indonesia yang menggunakan internet secara aktif. Melihat hal ini, Putera Sampoerna Foundation berupaya memberikan wadah bagi masyarakat untuk berbagi semangat kebaikan dengan cara yang cepat, aman, dan mudah diakses melalui Portal Donasi Give2Education. Portal donasi ini merupakan wujud dari penggunaan kemajuan teknologi secara positif,” ujar Managing Director Putera Sampoerna Foundation, Nenny Soemawinata

Setiap anggota masyarakat yang peduli, baik individual maupun secara korporasi, dapat menjadi donatur dengan melakukan registrasi di Give2Education (www.give2education.com). Setelah itu, donasi dapat dilakukan kapan saja dengan menggunakan metode yang aman dan praktis melalui payment gateway yang terpercaya seperti seperti Kartu Kredit Visa, MasterCard dan JCB, BCA Klikpay dan PayPal.

Sebagai portal donasi yang aman dan terpercaya, Give2Education memberikan pelaporan secara personal atas penyaluran donasi pendidikan. “Keterbukaan informasi merupakan bagian penting dari Give2Education karena kualitas pendidikan anak Indonesia merupakan tanggung jawab sosial seluruh masyarakat Indonesia. Portal donasi ini merupakan terobosan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia karena para donatur dapat menentukan sendiri wujud penyaluran donasinya,“ lanjut Nenny.

Donasi dari para donatur online akan diwujudkan dalam bentuk dana bantuan pendidikan, perlengkapan sekolah, dan fasilitas pendukung lingkungan pendidikan. Donasi tersebut akan disalurkan PSF ke siswa-siswi berprestasi yang berasal dari keluarga prasejahtera melalui Akademi Siswa Bangsa Internasional (ASBI).

“Melalui Give2education.com dan ASBI, kami berharap dapat ikut membantu Indonesia untuk menjadi bangsa yang maju,” tutup Nenny.

BERITA TERKAIT

DIBERLAKUKAN MULAI 1 NOVEMBER 2017 - Kemenhub Rombak Aturan Taksi Online

Jakarta-Kementerian Perhubungan akhirnya merampungkan rancangan peraturan menteri (PM), yang merupakan revisi dari aturan lama Permenhub No 26/2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan…

KPK Dorong Jurnalis Jalankan Investigasi Kasus Korupsi

KPK Dorong Jurnalis Jalankan Investigasi Kasus Korupsi NERACA Bandarlampung - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong wartawan atau jurnalis termasuk di…

Wapres Dorong Peningkatan Kerjasama Ekonomi Negara D8

    NERACA   Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, Indonesia akan mendorong peningkatan kerja sama ekonomi dalam KTT…

BERITA LAINNYA DI CSR

Jangkau Luas Rumah Layak Huni - Lagi, Yayasan Intiland Gandeng Habitat

Melanjutkan kesuksesan dalam menyediakan rumah layak huni kepada masyarakat yang tidak mampu, perusahaan properti PT Intiland Development Tbk, melalui Yayasan…

Ringkan Beban Disabilitas Tuna Rungu - Mensos Serahkan 424 Alat Bantu Dengar di Sulsel

Dalam rangka memudahkan komunikasi bagi penyadang disabilitas yang kurang mampu, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyerahkan 425 alat bantu dengar…

Menaklukan Soal Matematika - Siswa di Daerah Pun Kini Lebih Percaya Diri

Percaya atau tidak, terkadang sumpah serapah ada kalanya bisa menjadi kenyataan. Hal inilah yang menggambarkan pengalaman Adit, guru privat di…