Efisiensi Topang Pertumbuhan Laba TAXI

NERACA

Jakarta- Ditahun 2013, PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) atau Express Group bukukan laba bersih Rp 132,6 miliar atau tumbuh 67% dibandingkan tahun lalu sebesar Rp 79,4 miliar. Selain itu, perseron juga mencatatkan pendapatan sebesar Rp 687 miliar atau tumbuh 32% dibandingkan dengan pendapatan tahun lalu, yaitu Rp 370,19 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Direktur Keuangan Express Group, David Santoso mengatakan, kenaikan laba bersih yang cukup tinggi ini didorong oleh kinerja perusahaan yang semakin efisien dan pertumbuhan armada yang sesuai dengan target perusahaan.

Dia menjelaskan, segmen taksi regular masih mendominasi pendapatan perseroan, “Segmen taksi berkontribusi terhadap pendapatan sebesar sekitar 85%. Sisanya adalah dari segmen Value Added Transportation Business, yang diantaranya terdiri dari kendaraan Limosin yang berada di Bali, Bandung, dan Jakarta,”ujarnya.

Disebutkan, pencapaian kinerja yang positif sepanjang tahun 2013 tidak lepas dari peran dan dukungan konsumen setia Express, seluruh karyawan dan mitra pengemudi Express Group dan semua stakeholder. Selain itu, merupakan sebuah prestasi bagi Express Group sebagai pengelola layanan transportasi darat terkemuka di Indonesia, sahamnya masuk dalam Indeks LQ45 periode Februari sampai dengan Juli 2014. Pasalnya, usia listing Express Group dalam Bursa Efek Indonesia yang masih tergolong muda atau tercatat kurang dari 2 tahun semenjak listing.

Hal senada juga disampaikan, Presiden Direktur Express Group Daniel Podiman, secara umum pertumbuhan pendapatan didukung oleh pertumbuhan jumlah armada dan efisiensi operasional perusahaan. Pertumbuhan pendapatan mendapat kontribusi dari taksi regular dengan pendapatan yang stabil di tiap unit dan juga ekspansi penambahan jumlah armada. Selain itu dari segmen taksi sendiri, kebutuhan layanan transportasi taksi juga tumbuh sejalan dengan menguatnya pertumbuhan ekonomi. Kami gembira dengan kinerja yang baik pada tahun 2013. Pertumbuhan pendapatan dan profitabilitas menunjukkan pencapaian yang baik,” ungkap Daniel. (bani)

BERITA TERKAIT

Mega Manunggal Targetkan Laba Rp 200 Miliar - Proyeksi Kinerja 2018

NERACA Jakarta - PT Mega Manunggal Properti Tbk (MMLP) akan membangun dua sampai tiga gudang di tahun depan. Dengan begitu perusahaan ini…

Kadin: Tak Mungkin Terulang Krisis 1998-2008 - PROSPEK PERTUMBUHAN INDUSTRI DAN SEKTOR PERKEBUNAN

Jakarta-Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P. Roeslani menyatakan sikap optimistis krisis ekonomi 1998 dan 2008 atau…

Dyandra Targetkan Laba Rp 43 Miliar di 2018 - Masih Mengandalkan Bisnis Organizer

NERACA Jakarta – Selalu mematok pertumbuhan bisnis lebih agresif lagi dari tahun ke tahun, terus konsisten dilakukan PT Dyandra Media…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Desa Nabung Saham Hadir di Monokwari

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mencanangkan "Desa Nabung Saham" di wilayah Kabupaten Manokwari, Papua Barat,”Desa Nabung Saham akan dibentuk…

BEI Suspensi Perdagangan Saham MNCN

Mengendus adanya transaksi yang mencurigakan melalui Nomura Sekuritas Indonesia, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) mengajukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan…

Link Net Targetkan 150 Ribu Pelanggan

Kebutuhan jaringan internet di Indonesia memacu PT Link Net Tbk (LINK) gencar ekspansi jaringan. LINK optimistis bisa memenuhi target 2,8…