Tingkat Hunian Hotel Naik 10% di Musim Kampanye - Geliat Bisnis Jelang Pemilu

NERACA

Jakarta - Masa kampanye pemilu 2014 membawa berkah bagi beberapa sektor bisnis di Indonesia, salah satunya bisnis perhotelan. Hotel-hotel yang memiliki tempat pertemuan rapat atau ballroom, laris manis disewa partai dan instansi pemerintah.

Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Wiryanti Sukamdani mengungkapkan, pada awal tahun yang biasanya low season bagi industri perhotelan, pada tahun ini justru mengalami peningkatan.

Dia mengatakan, pada awal kampanye ini sudah terlihat peningkatan yang signifikan. "Januari-Februari kemarin peningkatannya bisa sampai 10% lebih," ujar Wiryanti di Jakarta, akhir pekan lalu.

Wiryanti menjelaskan, peningkatan tersebut terjadi merata hampir di setiap daerah. Calon legislatif dan partai yang berkampanye mendominasi peningkatan tersebut. "Itu sekarang hampir semuanya yang menggunakan ruang pertemuan di hotel, partai ataupun pemerintahaan yang ngurusin pemilu," tambahnya.

Puncak keemasan industri perhotelan tahun ini, menurutnya, ada di pertengahan tahun, disaat masa kampanye tetap berlangsung berbarengan dengan adanya liburan sekolah. Pada saat itu keuntungan yang diraup para pengusaha industri ini dapat meningkat signifikan.

Peningkatan hunian hotel sangat bergantung pada peningkatan penerbangan. Pada masa liburan pasti akan diikuti oleh peningkatan moda transportasi udara."Itu juga bisa potensi peningkatan yang cukup besar," ungkapnya.

Terkait dengan tarif yang ditawarkan, menurutnya hal tersebut merupakan kebijakan hotel masing-masing. Dunia perhotelan, lanjut dia tidak mengeluarkan paket-paket khusus untuk kebutuhan kampanye.

Ketika ditanya berapa peningkatan tarif yang ditetapkan, dirinya enggan untuk menjabarkan. "Tapi yang jelas gini ya harga, tarif kan tergantung supply dan demand, kalau sekarang itu pasti naik," kata Wiryanti.

Bisnis industri perhotelan di Tanah Air masih menjanjikan dan mengiurkan. Pertumbuhannya diprediksi bakal meningkat hingga tiga kali lipat di tahun ini.

Sebelumnya, Pada 2012 lalu terdapat 15,3 ribu hotel di seluruh Indonesia. Menurut Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Yanti Sukamdani, pesatnya jumlah pertumbuhan hotel di Indonesia disebabkan kunjungan wisatawan ke Tanah Air terus meningkat, baik wisatawan lokal maupun asing.

"Dari survei yang dilakukan Horwarth HTL aktivitas traffic turis domestik dan mancanegara, khususnya Asia Pasifik setiap tahun mengalami kenaikan sembilan hingga 13 persen. Kami memprediksi jumlah hotel pada tahun ini akan meningkat hingga tiga kali lipatnya, akan ada 50 ribu kamar hotel baru dari berbagai kelas," urai Yanti.

Dijelaskannya bahwa investasi untuk satu kamar hotel bintang empat sekitar 100 ribu sampai 150 ribu dollar AS tergantung dari fasilitas yang diberikan. Sedangkan untuk satu kamar hotel bintang tiga sekitar 75 ribu sampai 100 ribu dollar AS. Untuk budget hotel yang non bintang mencapai 250 hingga 400 juta rupiah. "Tahun ini penambahan hotel baru, kebanyakan dari hotel berbintang tiga dan lima, dengan lokasi terbanyak di Jakarta, Bandung, Bali dan Balikpapan," kata Yanti.

BERITA TERKAIT

Perusahaan Bisa Manfaatkan Pasar Modal - Danai Ekspansi Bisnis

NERACA Jakarta - Besarnya likuiditas di pasar modal, tentunya bisa dimanfaatkan para pelaku bisnis untuk mendanai ekspansi bisnisnya jangka panjang…

Perdana di Pasar, Saham PBID Naik 10 Point

Debut perdana di pasar modal, perdagangan saham PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID) pada perdagangan Rabu (13/12) langsung dibuka naik…

ADB Dukung Bisnis Inklusif Di Indonesia

  NERACA   Jakarta - Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB) mendukung bisnis inklusif di Indonesia melalui investasi untuk sektor…

BERITA LAINNYA DI INDUSTRI

Industri Kecil dan Menengah - Pemerintah Pacu Daya Saing IKM Lewat Platform Digital E-Smart

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian semakin gencar memacu pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) nasional agar memanfaatkan platform digital e-Smart…

Akuakultur - KKP Realisasikan Asuransi Untuk Pembudidaya Ikan Kecil

NERACA Jakarta- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) merealisasikan program Asuransi Perikanan bagi pembudidaya ikan kecil. Program tersebut merupakan kerjasama antara…

Proyeksi Kebutuhan Gula Industri 3,6 Juta Ton di 2018

NERACA Jakarta - Direktur Jenderal Agro Kementerian Perindustrian, Panggah Susanto memperkirakan konsumsi gula mentah untuk kebutuhan industri mencapai 3,6 juta…