Rugi Kurs, Laba Dharma Satya Turun 15%

Sepanjang tahun 2013, produsen sawit PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) mengcatatkan laba bersih turun mencapai 15% dari Rp 252 miliar di tahun 2012 menjadi Rp 216 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kata Corporate Secretary PT Dharma Satya Nusantara Tbk, Paulina Suryanti, penurunan laba bersih karena adanya perbedaan kurs rupiah terhadap dolar terhadap utang yang dikantungi perseroan, akibatnya laba bersih tergerus.

Namun, Paulina menegaskan, sebaliknya laba usaha perseroan meningkat sebanyak 33% pada 2013 sebesar Rp657 miliar lebih tinggi dari 2012 yang hanya sebesar Rp494 miliar. "Pendorongnya kenaikan penjualan bersih dan efisiensi beban pokok penjualan," tuturnya.

Sementara untuk penjualan bersih mencapai Rp3,8 triliun sampai Maret 2014 naik 13% dari Rp3,4 triluun pada 2012. Beban pokok penjualan naik Rp2,6 triliun 2013 dari Rp2,4 triliun di 2012. Kemudian marjin laba kotor naik dari 28% di 2012 menjadi 31% di 2013. Laba kotor naik Rp1,2 triiun pada 2013 dari Rp961 miliar pada 2012. (bani)

BERITA TERKAIT

Angka Kemiskinan Jawa Barat Turun

Angka Kemiskinan Jawa Barat Turun NERACA Bandung - Data Badan Pusat Statistik (BPS) per Maret 2017 menunjukkan, angka kemiskinan di…

Brio Satya Jadi Model Terlaris Honda Pada September 2017

Honda mencatatkan angka penjualan kendaraan sebanyak 15.112 unit sepanjang bulan September 2017. Penjualan tersebut didukung beberapa model andalan, terutama Brio…

Brexit Bikin Penjualan Mobil Baru di Inggris Turun Drastis

Penjualan mobil baru di Inggris turun drastis akibat ketidakpastian Brexit dan ketakutan di pasar keuangan mobil yang memicu gelembung kredit.…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pendapatan BTEL Susut Jadi Rp 1,51 Miliar

Bisnis telekomunikasi milik PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) terus menyusut. Tengok saja, hingga periode 30 Juni 2017 meraih pendapatan sebesar…

Saham IPO ZINC Oversubscribed 500 Kali

Kantungi dana segar hasil peawaran umum saham perdan atau initial public offering (IPO), PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) menyiapkan…

Hotel dan Residensial Beri Kontribusi - Penjualan PP Properti Proyeksikan Tumbuh 60%

NERACA Jakarta – Jelang tutup tahun yang tinggal dua bulan lagi, PT PP Properti Tbk (PPRO) terus bergerilya untuk memenuhi…