APP Gelar Pengobatan Gratis di Riau

Jumat, 21/03/2014

Dampak kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Provinsi Riau mengakibatkan keburukan kesehatan terhadap pernapasan dan bahkan jantung. Maka dalam rangka menanggulangi dampak yang lebih buruk terhadap masyarakat, Asia Pulp and Paper (APP), Sinar Mas Forestry (SMF) dan Rumah Sakit Eka Hospital Pekanbaru yang merupakan pilar bisnis dari Sinar Mas Group menggelar pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis akibat gangguan kabut asap. “Kami turut merasakan kesulitan yang dialami warga Riau akibat musibah asap ini, karenanya pada hari ini dan beberapa hari kedepan kami memberikan layanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis,” ujar Direktur APP Suhendra Wiriadinata dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kegiatan ini dilaksanakan di empat titik pada tanggal 20-26 Maret. Adapun lokasi pengobatan gratis itu adalah Rumah Pintar Perawang dan Desa Sungai Limau di Kabupaten Siak, Desa Api-api Kabupaten Bengkalis, dan Desa Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan. Di masing-masing titik akan dibangun pos pelayanan untuk melayani sekitar 1.400 calon pasien, atau sekitar 5.600 pasien di semua titik. Di tiap titik akan ditempatkan dua dokter dan dua perawat serta petugas farmasi. Pemilihan lokasi ini merujuk pada tingginya angka penderita ISPA tersebut.

APP dan SMF juga aktif menyebarkan masker gratis di berbagai tempat di Riau. Dalam kurun waktu sebulan dari Februari 2014, puluhan ribu masker telah diberikan untuk mengantisipasi dampak yang ditimbulkan dari asap kebakaran hutan. “Kami berharap pemeriksaan dan pengobatan gratis ini dapat meringankan beban saudara-saudara kami di Riau,” ujar Suhendra.

Sementara untuk penaggulangan kebakaran hutan, kata Suhendra, hal ini menjadi isu besar karena keberlangsungan industri kertas bergantung penuh terhadap adanya bahan baku dari hutan tanaman industri.Oleh karena itu, perlindungan hutan dari kebakaran maupun perambahan liar merupakan prioritas utama bagi perseroan.

Untuk itu APP telah telah menerapkan kebijakan tanpa pembakaran sejak tahun 1996, dan kebijakan tanpa deforestasi sejak Februari 2013. Selanjutnya APP menginvestasikan sumber daya yang besar untuk usaha penanggulangan kebakaran hutan yang ada di dalam dan di sekitar kawasan HTI-nya. (bani)