Perkuat Modal, PTPP Terbitkan MTN Rp 75 Miliar

Jumat, 21/03/2014

NERACA

Jakarta –PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) menerbitkan surat utang jangka menengah (medium term notes/MTN) XX senilai Rp75 miliar. MTN XX tersebut memiliki jangka waktu 370 hari. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (20/3).

Direktur Utama PTPP Bambang Triwibowo mengatakan, MTN XX akan jatuh tempo pada tanggal 28 Maret 2015. Untuk mekanisme penawaran MTN XX menggunakan penawaran terbatas (private placement), dengan wilayah penawaran di Indonesia. Sementara pihak yang telah membeli MTN tersebut adalah satu investor institusi senilai Rp75 miliar.

Perusahaan konstruksi pelat merah ini pada tahun ini mengalokasikan dana belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp446 miliar atau naik lebih dari dua kali lipat dibanding tahun lalu senilai Rp202 miliar. Adapun sumber dana capex berasal dari cadangan modal dan sisa dana IPO. Adapun target kontrak baru sebesar Rp24 triliun atau meningkat 22,25% dari realisasi perolehan tahun lalu senilai Rp19,58 triliun. Sementara kontrak bawaan (carry over) tahun lalu mencapai Rp21,93 triliun. Hingga pertengahan Maret 2014 mengantongi kontrak baru sebesar Rp2,7 triliun.

Tahun ini, perseroan membidik laba bersih sebesar Rp520 miliar atau naik 23,8% dari tahun sebelumnya sebesar Rp420 miliar. Sementara untuk pendapatan, perseroan menargetkan dapat memperoleh Rp16 triliun. Direktur Utama PT Pembangunan Perumahan Tbk Bambang Triwibowo pernah bilang, kenaikan target ini akan ditopang oleh perolehan kontrak yang dicapai perseroan,”Pencapaian laba bersih tersebut, akan didukung dengan perolehan kontrak-kontrak perseroan yang akan diraih. Pada 2014 perolehan kontrak baru ditargetkan sebesar Rp24 triliun”, ujarnya.

Target tersebut lebih tinggi dibandingkan realisasi sepanjang 2013 sebesar Rp19,58 triliun. Angka sebesar Rp24 triliun juga belum belum termasuk carry over kontrak tahun lalu sebesar Rp21,93 triliun. Menurut dia, dengan dukungan dari 5 pilar bisnisnya, perseroan menargetkan order book tahun 2014 sebesar Rp45,93 triliun.

Disebutkan beberapa aksi korporasi yang akan dilakukan dalam tahun ini, yaitu akuisisi perusahaan milik Yayasan Kesejahteraan Karyawan PTPP, yaitu PT Prima Jasa Aldodua yang bergerak di bidang peralatan berat, persiapan IPO PT PP Properti yang direncanakan masuk bursa pada tahun 2015, dan pengembangan organisasi operasi wilayah Indonesia Timur. (bani)