DUTI Bukukan Pendapatan Rp 1,6 Triliun

Perusahaan properti, PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI) mencatat pendapatan usaha tahun 2013 sebesar Rp1,6 triliun. Angka itu naik tipis 1,9% dibanding 2012 senilai Rp1,57 triliun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (19/3).

Tahun lalu, perseroan berhasil menekan beban pokok penjualan menjadi Rp440,95 miliar dari Rp515,65 miliar. Akibatnya, laba kotor perseroan meningkat menjadi Rp1,16 triliun dari sebelumnya Rp1,05 triliun. Namun, beban usaha perusahaan juga naik menjadi Rp544,22 miliar dari Rp452,02 miliar.

Kendati demikian, laba usaha tercatat sebesar Rp619,36 miliar, naik 2,97% dibanding tahun sebelumnya Rp601,51 miliar. Keuntungan selisih kurs bersih bertambah menjadi Rp35,07 miliar dari tahun sebelumnya Rp8,84 miliar. Sementara laba bersih DUTI pada akhir tahun lalu meningkat 23,4 persen menjadi Rp756,86 miliar dari capaian 2012 senilai Rp613,33 miliar.

Sedangkan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk terkerek menjadi Rp658,86 miliar dari Rp528,83 miliar. Adapun laba per saham dasar naik menjadi Rp356,14 dari Rp285,85 per saham. Jumlah aset perseroan pada tahun lalu melonjak menjadi Rp7,47 triliun dari Rp6,59 triliun. Sementara total utang berhasil dikurangi sedikit menjadi Rp1,43 triliun dari tahun sebelumnya Rp1,44 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

Inovisi Infracom Belum Catatkan Pendapatan

NERACA Jakarta – Ancaman delisting terhadap PT Inovisi Infracom Tbk (INVS) membuat kekhawatiran sebagian investor yang dananya terlanjut mengendap di…

Keppel Land Garap Proyek Properti Rp 1 Triliun - Gandeng Metropolitan Land

NERACA Jakarta - Keyakinan pasar properti di Indonesia masih tetap positif, Keppel Land Limited (Keppel Land) kembali menggarap pasar Indonesia…

Dana Kelola Pinnacle Investment Rp 2,3 Triliun

Per September 2017, Pinnacle Investment diperkirakan telah meraup dana kelolaan reksadana mencapai Rp 2,3 triliun. Dana kelolaan perusahaan manajer investasi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pendapatan BTEL Susut Jadi Rp 1,51 Miliar

Bisnis telekomunikasi milik PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) terus menyusut. Tengok saja, hingga periode 30 Juni 2017 meraih pendapatan sebesar…

Saham IPO ZINC Oversubscribed 500 Kali

Kantungi dana segar hasil peawaran umum saham perdan atau initial public offering (IPO), PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) menyiapkan…

Hotel dan Residensial Beri Kontribusi - Penjualan PP Properti Proyeksikan Tumbuh 60%

NERACA Jakarta – Jelang tutup tahun yang tinggal dua bulan lagi, PT PP Properti Tbk (PPRO) terus bergerilya untuk memenuhi…