Asei Re akan Perbesar Bisnis Reasuransi - Pasca Ubah Nama

NERACA

Jakarta - PT Asei Reasuransi Indonesia Persero (Asei Re) akan memperbesar kapasitas perusahaan dalam bisnis reasuransi setelah resmi berubah nama dari sebelumnya PT Asuransi Ekspor Indonesia (ASEI). "Perubahan nama menjadi Asei Re sudah mendapat persetujuan dari Kementerian BUMN selaku kuasa pemegang saham. Persetujuan juga lewat RUPS pada 10 Maret 2014 lalu," kata Direktur Utama Asei Re, Eko Wari Santoso di Jakarta, Rabu (19/3).

Menurut dia, selama ini dua bidang usaha perseroan, yaitu asuransi kerugian dan jasa pertanggungan ulang asuransi atau disebut reasuransi terhadap risiko yang dihadapi perusahaan asuransi kerugian, untuk menunjang peningkatan ekspor nonminyak dan gas serta kegiatan nonekspor.

Eko menjelaskan dengan mandat tersebut maka Asei Re ingin memperkuat dan memperluas bidang bisnis reasuransi dengan target menjadi pemain di tingkat regional dalam lima tahun mendatang. Pada 2008, kontribusi bisnis reasuransi masih relatif kecil atau berkisar 3,99% terhadap total premi, namun pada 2013 sudah mencapai sekitar 16,7% atau Rp188 miliar.

"Ini potensi yang sangat bagus untuk terus dikembangkan, sejalan dengan kebutuhan reasuransi yang sangat besar tidak saja di Tanah Air tetapi juga bisa dikembangkan keluar negeri," ujarnya Pada kesempatan itu, Eko menambahkan pada tahun 2013 perusahaan itu mencatat pendapatan premi bruto sebesar Rp1,08 triliun, tumbuh sekitar 27% dibanding tahun 2012 sebesar Rp847,4 miliar.

Saat yang bersamaan margin dari jasa "underwriting" mencapai Rp180,15 miliar, melonjak 39,3% dari Rp129,3 miliar tahun sebelumnya. Sementara aset tumbuh 46,8% menembus angka Rp1,9 triliun, dari sebelumnya Rp1,3 triliun pada 2012. [ardi]

BERITA TERKAIT

Pasca Libur Panjang, 92% Lebih PNS Kemenkop dan UKM Masuk Kerja

Pasca Libur Panjang, 92% Lebih PNS Kemenkop dan UKM Masuk Kerja NERACA Jakarta - Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi…

Bandara Soetta akan Bangun Terminal IV

    NERACA   Tangerang - Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, akan membangun terminal IV untuk menambah kapasitas penumpang. “Saya…

Gubernur Banten Akan Sanksi ASN Bolos Kerja

Gubernur Banten Akan Sanksi ASN Bolos Kerja NERACA Serang - Gubernur Banten, Wahidin Halim akan memberikan sanksi tegas bagi Aparatur…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Bank SulutGo Ajukan Izin Terbitkan Kartu Debit

  NERACA   Manado - PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Utara dan Gorontalo (SulutGo) mengajukan permohonan izin kepada Bank…

Rasio Kredit Macet Di Sulteng Aman

    NERACA   Palu - Kepala kantor perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah Miyono mengatakan rasio kredit macet atau…

Sinergi Pesantren dengan Pembiayaan Ultra Mikro

      NERACA   Jakarta - Pemerintah mendorong sinergi pondok pesantren dengan program pembiayaan Ultra Mikro yang diyakini dapat…