Carmudi Sasar Pasar Otomotif Indonesia - Gandeng Bursa Mobil

NERACA

Jakarta - Rocket Internet, perusahaan online inkubator asal Jerman, kembali melebarkan produknya bernama ‘Carmudi’ di Indonesia, dan telah beroperasi pada awal Januari 2014. Wouter Van De Kolk selaku Country Manager Carmudi Indonesia menuturkan, selain di Indonesia, Carmudi juga telah beroperasi di Bangladesh, Kamerun, Ghana, Meksiko, Myanmar, Nigeria, Pakistan, Filipina, Saudi Arabia dan Vietnam.

Meskipun terbilang masih baru, namun Carmudi menunjukkan progres yang sangat positif sebagai situs jual beli kendaraan secara online yang memberikan platform berkualitas dengan eksklusivitasnya yang tinggi dan siap bersaing dengankompetitor yang telah terlebih dahulu ada.

“Kami optimistis Carmudi akan menjadi website dominan untuk setiap pembeli, penjual maupun pecinta kendaraan, dalam menyajikan informasi terupdate serta terpercaya untuk pengguna internet. Terlebih, perkembangan dari pasar otomotif Indonesia sangat pesat sehingga menjadi poin penting,” ungkap Wouter di Jakarta, Rabu (19/3).

Hingga saat ini, lanjut dia, Carmudi telah bekerjasama dengan bursa-bursa mobil bekas dan baru di Jakarta dan sekitarnya, antara lain Bursa Mobil Kemayoran, Bursa Mobil Kelapa Gading, Bursa Mobil Bekasi serta dealer-dealer terkemuka dan terpercaya seperti Bendi 21 Cinere,Bendi 21 Bintaro, Sky Motor hingga Galeri Mobil.

Selain itu, Carmudi telah memiliki lebih dari 4.000 listing penawaran mobil di Indonesia, mulai dari brand mahal Rolls Royce, hingga brand yang paling terjangkau sekali pun. Konsumen dapat memilih mobil yang diinginkan berdasarkan harga, jarak yang sudah ditempuh, tahun pembuatan, lokasi, kondisi (baru, lama atau pun rusak) dan merek.

Untuk mengurangi kemungkinan penipuan, Wouter mengatakan, konsumen bisa memilih untuk melihat hanya dari penjual yang sudah diverifikasi. Selain unggul dari segi teknologi, Carmudi juga memiliki fitur yang dapat terhubung langsung dengan google map, sehingga sangat memudahkan untuk melihat kendaraan yang diinginkan dan bernegosiasi langsung kepada penjual. [ardi]

BERITA TERKAIT

Indonesia Belum Miliki Cadangan BBM Nasional

      NERACA   Jakarta - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengusulkan harus adanya pengadaan…

IPO SKY ENERGY INDONESIA

Direktur Utama PT Sky Energy Indonesia, Jackson Tandiono (ketiga kiri) berbincang dengan Direktur Independen Pui Siat Ha, Direktur Hengky Loa,…

Luhut: Dubes Harus Mampu Berikir “Out of The Box” - EKSPOR MOBIL RI KE VIETNAM MULAI TERANCAM

Jakarta-Menko bidang Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan menilai, Indonesia harus menjalankan politik luar negeri yang lebih ofensif, dengan tetap mengedepankan kepentingan…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Utang Luar Negeri Indonesia Naik 10,1%

      NERACA   Jakarta - Jumlah utang luar negeri Indonesia di akhir 2017 meningkat 10,1 persen (tahun ke…

Muliaman Hadad Ditunjuk jadi Dubes RI untuk Swiss

    NERACA   Jakarta-Mantan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Darmansyah Hadad resmi ditunjuk menjadi Duta Besar…

Tiga Tahun Jokowi Diklaim Berhasil Turunkan Inflasi

      NERACA   Padang - Pejabat Kantor Staf Presiden (KSP) memaparkan dalam tiga tahun perjalanan pemerintahan Presiden Jokowi…