Bisakah Bebas Dari Calo dan Pungli?

DKI LUNCURKAN IMB ONLINE

Sabtu, 22/03/2014

DKI LUNCURKAN IMB ONLINE

Bisakah Bebas Dari Calo dan Pungli?

Mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB) diyakini sebagai salah satu proses perizinan yang paling melelahkan dan merepotkan. Selain berbelit-belit, waktunya lama, juga biayanya tak sesuai dengan ketentuan.

Fitri mengaku senang karena sejak Februari 2013 lalu, mengurus IMB hanya butuh waktu empat hari. Syaratnya, seluruh dokumen yang dibutuhkan harus lengkap dulu. "Ini empat hari, pak, total. Lebih cepat dari sebelum-sebelumnya. Semoga nanti pas buat IMB untuk bangunan lainnya, waktu tetap 4 hari, tidak molor-molor lagi, pak," kata Fitri saat secara simbolis menerima berkas IMB di kantor Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, di hadapan Gubernur Joko Widodo dan Kepala Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B) DKI I Putu Ngurah Indiana, pertengahan Februari lalu.

Jawaban Fitri itu menjawab pertanyaan Jokowi tentang berapa lama wakttu membuat IMB secara online dan waktu mengurus IMB secara manual. I Putu Ngurah Indiana pun menjelaskan, dengan sistem online itu pengurusan IMB dapat dipersingkat waktunya hingga tujuh hari. Sebaliknya, bila dilakukan secara manual, bisa menghabiskan waktu hingga 15 hari. “Seluruh pelayanan IMB online dapat dilakukan di kantor kecamatan,” kata Putu.

Sejatinya, IMB adalah perizinan yang diberikan oleh Pemerintah Daerah kepada pemilik bangunan gedung untuk membangun baru, mengubah, memperluas dan/atau mengurangi bangunan gedung sesuai dengan persyaratan administratif dan teknis yang berlaku. Biasanya, sebelum terbit IMB, diberikan lebih dulu Izin Pendahuluan (IP), yaitu izin yang diberikan untuk melakukan kegiatan membangun sesuai tahapan kegiatan pelaksanaan pembangunan sambil menunggu terbitnya izin definitif.

Prosedur Online

Prosedur mengurus IMB dapat diakses di http://dppb.jakarta.go.id. Setiap pemohon, akan melihat tampilan Panduan Pengguna IMB Online. Setiap calon pendaftar disodori tabel yang berisi data yang harus disiapkan. Ada 12 item atau berkas.

Di antara berkas itu adalah softcopy KTP, NPWP, Sura Bukti Kepemilikan Tanah, Surat Pernyataan di atas materai bahwa tanah itu tidak dalam sengketa, SIPPT jika luas lahan lebih dari 5.000 m2, Ketetapan Rencana Kota (KRK), gambar rancangan arsitektur bangunan (dalam format Cad), perencanaan struktur bangunan gedung, gambar rencana dan perhitungan mekanikal-elektrikal bangunan.

Jika ke-12 berkas itu sudah lengkap, kita diminta untuk mengakses Sistem Informasi Penyelenggaraan Bangunan Gedung di http://dppb.jakarta.go.id. Untuk masuk dalam sistem itu, kita harus memiliki alamat email untuk login.

Putu menjelaskan, pelayanan IMB online bertujuan memudahkan masyarakat dalam mengurus IMB. Pengajuan permohonan cukup disampaikan secara online, hingga proses pemberitahuan oleh petugas yang menerima berkas-berkas. Tatap muka, kata Putu, hanya terjadi saat pemohon mengambil Surat Keterangan Retribusi Daerah (SKRD) dan verifikasi data dan berkas permohonan IMB.

Dia meyakini, proses pelayanan online tersebut mampu membebaskan masyarakat dari praktik percaloan maupun pungutan liar yang dilakukan oleh petugas. “Masyarakat juga dapat memantau proses pengajuan IMB secara real time,” kata dia.

Selama ini, para pelaku usaha kurang mendapat informasi yang jelas tentang prosedur perizinan. Faktor itulah yang memicu pelaku usaha memilih menggunakan jasa pihak ketiga. Biaya transaksi jasa pihak ketiga itulah yang menyebabkan ekonomi biaya tinggi, jauh di atas biaya resmi yang dipatok pemda. Pungli atau biaya lain-lain biasanya dikutip jika perjumpaan antara petugas pelayanan dan pemohon perizinan dilakukan dalam ruang tertutup, bukan di ruang terbuka. (saksono)