Indofood Sediakan Beasiswa Rp 492 Juta

Rabu, 19/03/2014

Sebagai tanggung jawab sosial perusahaan, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) menyerahkan beasiswa senilai Rp492 juta kepada 60 mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang berprestasi, namun memiliki keterbatasan finansial.

Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk, Joseph Bataona mengatakan, beasiswa yang diserahkan terdiri dari tiga macam program. Masing-masing program merupakan kerja sama dengan UI, Ikatan Alumni FE UI dan Yayasan Karya Salemba Empat (KSE).

Dia menjelaskan, pihaknya menyadari sepunuhnya bahwa pendidikan adalah faktor penting dalam pembangunan sumber daya manusia,”Melalui prograam CSR ini, banyak mahasiswa sejak 1998 tidak dapat menyelesaikan skripsinya karena keterbatasan masalah ekonomi,”tuturnya di Jakarta, Selasa (18/3).

Untuk beasiswa, kata Joseph, pihaknya menurunkan tim di tiap kampus. Sementara, untuk permohonan dana riset oleh mahasiswa, temanya untuk 2014 ini adalah keanekaragaman pangan berbasis sumber daya pangan di dalam negeri maupun di laut,”Untuk dana riset bisa kami bantu silakan ajukan proposal kepada kami dengan tema yang sudah ditentukan, total beasiswa selama satu tahun rata-rata 150 mahasiswa dan masing-masing Rp600 ribu per bulan,”ungkapnya.

Disebutkan program CSR Indofood sudah merambah keluar Jawa dan Sumatera, NTT, serta Bali. IPK yang diperhatikan yakni mahasiswa dengan nilai minimal 3,25,”Skripsi atau riset dengan mengajukan proposal tema tiap tahun berbeda. Langsung apply ke Indofood. Kami melakukan ini karena prihatin banyak mahasiswa nyaris putus kuliah dan beasiswa ini tidak memiliki ikatan dinas,”tandasnya.

Sementara Rektor UI Muhammad Anis mengatakan, dengan banyaknya fasilitas beasiswa, dapat membantu dari segi pendidikan baik pemerintah hingga swasta agar membuat negara mempunyai daya saing. Tentu, pendidikan tak bisa ditangani satu pihak saja, tetapi menjadi masalah semua komponen negara,”Membuat nama harum universitas dan bangsa Indonesia. Kami di UI mempunyai tiga program beasiswa, ada bidik misi dari pemerintah, perorangan, dan mitra,”ujarnya. (bani)