Kejagung Masih Sidik 8 Tersangka - Kasus Pajak Asian Agri

Jakarta - Kejaksaan Agung hingga Selasa masih menyidik kasus megaskandal pajak PT Asian Agri Group (AAG) dengan delapan tersangka. "Sampai sekarang masih dalam proses penyidikan," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Setia Untung Arimuladi di Jakarta, Selasa.

Kasus itu, kata dia, sampai sekarang masih ada di penyidik Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak.

Oleh karena itu, dia membantah bahwa kasus delapan tersangka itu sudah dihentikan penuntutannya atau dikeluarkan surat ketentuan penghentian penuntutan perkara (SKPP). Delapan tersangka tersebut, yakni Semion Tarigan, Eddy Lukas, Linda Rahardja, Andrian, Willihar Tamba, Laksamana Adhyaksa, Tio Bio Kok, dan Lee Boon Heng.

Sampai sekarang baru satu tersangka yang sudah divonis dan kasasinya ditolak, yakni Suwir Laut (Tax Manager AAG) serta menghukum 14 perusahaan di bawah AAG dengan denda Rp2,5 triliun.

Perseroan Terbatas AAG mencicil denda tersebut sampai enam bulan ke depan dan sampai sekarang baru dua kali membayar.

Koalisi Antimafia Pajak mengaku mendapatkan informasi Kejagung mengeluarkan SKPP atas kedelapan orang tersangka tersebut.

Agus Sunaryanto dari Indonesia Corruption Watch (ICW) yang tergabung dalam Koalisi Antimafia Pajak menyatakan informasinya Kejagung beralasan proses hukum kedelapan orang tersangka tidak perlu lagi diteruskan karena telah diwakili Suwir Laut, Tax Manager Asian Agri, yang telah diputus bersalah oleh Mahkamah Agung dan Asian Agri telah diwajibkan membayar denda atas perkara pajak yang menyeretnya.

"Di samping itu, Kejaksaan Agung menilai penghentian perkara merupakan pemenuhan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia," katanya.

Jika informasi tersebut benar, kata dia, penghentian penuntutan kedelapan tersangka skandal pajak Asian Agri Group maupun alasan yang dikemukakan Kejaksaan Agung adalah keliru, tidak mendasar, dan tidak dapat dipertanggungjawabkan.

BERITA TERKAIT

Ganjil-Genap sebagai Warisan Asian Games 2018

  Oleh :  Bayu Herlambang, Peneliti di Lembaga Studi Informasi Strategis Indonesia   Sebagai dampak perhelatan Asian Games 2018 kebijakan…

Menteri Kelautan dan Perikanan - Ancaman Terhadap Laut Masih Tinggi

Susi Pudjiastuti Menteri Kelautan dan Perikanan Ancaman Terhadap Laut Masih Tinggi Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyatakan…

Tujuan Perluasan Ganjil Genap Sukseskan Asian Games 2018

  Oleh : Rima Putri, Peneliti di Lembaga Studi Informasi Strategis Indonesia (LSISI) Asian Games menjadi acara yang ditunggu-tunggu di…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

Mahfud MD: Kasus BLBI Sudah Selesai Secara Hukum

Mahfud MD: Kasus BLBI Sudah Selesai Secara Hukum NERACA Jakarta - Pakar Hukum Tata Negara, Mahfud MD menilai pengungkapan kembali…

Berhasil Tingkatkan Produksi Lapangan Tua, Pertamina Layak Kelola Blok Rokan

Berhasil Tingkatkan Produksi Lapangan Tua, Pertamina Layak Kelola Blok Rokan NERACA Jakarta - Pertamina telah membuktikan kemampuan meningkatkan produksi lapangan…

Petani Tertipu Importir Bawang Putih - Buka Lahan Ratusan Juta Tidak Ada Realisasi Tanam Bibit

Petani Tertipu Importir Bawang Putih Buka Lahan Ratusan Juta Tidak Ada Realisasi Tanam Bibit NERACA Jakarta - Kelompok tani di…