Pemerintah Pusat Alokasikan Rp1 Miliar untuk Wirausaha Muda

NERACA

Banda Aceh - Pemerintah Pusat melalui Kementerian Koperasi dan UKM mengalokasikan anggaran sebesar Rp1 miliar untuk meningkatkan wirausaha muda di Provinsi Aceh pada tahun 2014. "Seluruh penerima manfaat bantuan modal usaha dari pemerintah ini akan diseleksi secara ketat oleh perwakilan pemerintah daerah, akademisi dan praktisi," kata Deputi Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Koperasi dan UKM, Prakoso BS, di Banda Aceh, Aceh, Selasa (18/3).

Di sela-sela pembukaan pemasyarakatan pemahaman koperasi melalui Gerakan Wirausahaan Nasional (GKN), dia mengatakan, seluruh penerima manfaatkan diwajibkan untuk mengikuti pelatihan dan selanjutnya mengajukan proposal kegiatan usaha. "Hanya proposal usaha yang memenuhi persyaratan akan dibantu agar kegiatan tersebut dapat berjalan sesuai dengan prospek yang telah ditetapkan,” ungkap Prakoso.

Dia menyebutkan, dana hibah yang diberikan Pemerintah Pusat terhadap wirausaha muda khususnya kalangan mahasiswa tersebut akan diberikan dengan batas maksimal setiap penerima manfaat sebesar Rp25 juta/orang. "Bantuan dana usaha ini akan diberikan sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan setiap peserta dengan batas maksimal Rp25 juta. Dana ini tidak dikembalikan lagi tetapi dapat membantu masyarakat sekitar jika telah sukses," tukasnya.

Pihaknya meyakini dengan program yang diikuti sekitar seribuan peserta di Aceh akan menghasilkan pelaku usaha yang siap berkontribusi untuk meningkatkan ekonomi dan juga membuka lapangan kerja baru di masa mendatang.

Prakoso mengatakan program bantuan tersebut akan dikawal secara berkelanjutan dalam mewujudkan usaha yang lebih visibel, bankebel dan nantinya menjadi usaha yang lebih besar dan dapat dibantu oleh pihak perbankan di masa mendatang. "Kami yakin melalui program ini akan muncul wirausaha baru yang siap bersaing di pasaran dan juga akan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi," tandas Prakoso. [rin]

BERITA TERKAIT

BJB Bukukan Laba Rp1,6 triliun

  NERACA Jakarta - Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) membukukan laba bersih sebesar Rp1,6 triliun…

Pemerintah Musnahkan Barang Ilegal Rp45 miliar

  NERACA Jakarta - Pemerintah memusnahkan barang-barang ilegal yang menjadi objek penyelundupan dan merugikan negara lebih dari Rp45 miliar yang…

Konsumen Berhak untuk Tarif Listrik Wajar

  NERACA Jakarta - Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengatakan konsumen berhak atas tarif listrik…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Proyek Kereta Cepat Diperkirakan Rampung 2020

      NERACA   Jakarta - Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung membutuhkan waktu pengerjaan…

Indonesia Belum Miliki Cadangan BBM Nasional

      NERACA   Jakarta - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengusulkan harus adanya pengadaan…

CEPA Jangan Batasi Kebijakan Pemerintah Kelola Ekonomi

    NERACA   Jakarta - Perjanjian Kemitraan Komprehensif yang sedang dibahas antara Republik Indonesia dan Uni Eropa, yang kerap…