Mengatur Pencahayaan Ruangan

Sabtu, 22/03/2014

Sebagian orang mungkin cenderung acuh pada persoalan pencahayaan dalam sebuah hunian. Mengatur penerangan ruang merupakan hal yang tidak dapat diabaikan. Pemilihan pencahayaan yang benar dan optimal akan membuat segala aktivitas di dalam ruang menjadi nyaman. Pencahayaan ruangan yang tepat juga dapat memberikan tampilan hangat atau teduh.

Rumah mempunyai beragam ruang dan masing-masing memerlukan jenis cahaya yang berbeda. Seperti diketahui,pencahayaan di sebuah bangunan terdiri atas dua jenis,yaitu pencahayaan alami dan pencahayaan buatan. Fungsi pencahayaan dalam sebuah ruang sangatlah penting untuk diperhatikan bagi penghuninya. Tujuan dari pencahayaan dalam sebuah ruang atau bangunan adalah kenyamanan secara visual, hal ini bertujuan supaya kita bisa melihat benda ataupun orang di sekeliling kita.

Tujuan yang lain adalah estetika. Ruang dan bangunan didesain secara visual lebih menarik dengan teknik pencahayaan yang artistik. Meskipun pencahayaannya terkadang terlihat gelap, namun secara artistik lebih membuat menarik banyak perhatian. Pengaturan pencahayaan suatu ruangan harus dirancang sesuai dengan kebutuhan atau fungsi ruangan tersebut.

Pencahayaan untuk ruang duduk atau ruang tamu dapat lebih dramatis saat lampu diletakkan di lekukan dinding dan rak buatan sendiri sehingga menciptakan efek mewah. Pada Ruang duduk pencahayaan dipilih sehingga tidak menyilaukan mata. Jika lampu yang digunakan menggunakan watt yang besar, pasti dapat menimbulkan silau.

Penggunaan rumah lampu yang tidak sesuai. Hal ini menyebabkan efek cahaya yang seharusnya terlihat bagus akan menjadi buruk karena terhalang ukuran lampu yang terlalu besar. Ruang duduk atau ruang keluarga, sebaiknya memiliki tata cahaya yang fleksibel. Dengan demikian, cahayanya dapat menciptakan suasana ruang yang semi formal, atau akrab.

Suasana semi formal pada ruang dibangkitkan oleh pencahayaan yang bersifat khusus. Maksudnya, pencahayaan yang dapat menerangi sebagian ruangan secara artistik. Untuk menciptakan pencahayaan tersebut, kita memerlukan armatur jenis downlight dan spot light. Jumlah titik dan jarak lampu pada plafon tergantung dari luas ruang dan daya (watt) tiap lampu.

Downlight berupa lampu gantung dapat ditambahkan sebagai aksen untuk menerangi area meja dan sofa. Jika pada dinding tergan­­tung karya seni lukisan atau foto, objek ini boleh ditonjolkan dengan cahaya lampu spotlight.

Suasana lebih santai, akrab, dan romantic akan tercipta karena adanya dominansi pencahayaan khusus. Tipe pencahayaan dengan menempatkan beberapa lampu pada sudut-sudut ruangan serta lampu untuk menerangi objek seni, standing lamp atau desk lamp untuk menerangi sudut ruang, juga indirect lamp yang disembuyikan pada plafon, dinding, atau lantai untuk menghasilkan cahaya yang artistik.