PTPP Raih Kontrak Baru Rp 2,7 Triliun

Selasa, 18/03/2014

NERACA

Jakarta – Meskipun memasuki masa kampanye terbuka di tahun politik, pembangunan infrastruktur terus aktif dilakukan. Pasalnya, tiap bulannya, perusahaan kontruksi plat merah PT PP Tbk (PTPP) terus mengantungi kontrak-kontrak baru yang terus tumbuh.

Tervcatat hingga pertengahan Maret 2014, perseroan mengantongi kontrak baru sebesar Rp2,7 triliun. Angka itu sekitar 11,25% dari target kontrak baru sepanjang tahun ini sebesar Rp24 triliun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (17/3).

Direktur Utama PTPP Bambang Triwibowo mengatakan, konyrak baru tersebut berasal dari Wang Residence Citicon di Jakarta senilai Rp400 miliar, Kutai Coal Terminal sebesar Rp770 miliar, Sawangan Mall di Depok Rp900 miliar dan Hotel Amni di Medan sekitar Rp120 miliar,”Selain itu, Hotel Dompu Mangadoro di NTT sebesar Rp350 miliar, Christian Center Nunukan di Kalimantan Utara dan RSUD Balikpapan di Kalimantan Timur," kata dia.

Sebelumnya, konsorsium PTPP-Odira-Adcomp telah merampungkan pembangunan proyek Storage Compressed Natural Gas (CNG) plant Muara Tawar. Proyek ini merupakan pembangunan CNG plant PLN terbesar di Indonesia.

Dia menjelaskan, proyek yang diresmikan Direktur Utama PLN Nur Pamudji tersebut berdiri di atas lahan seluas 6.000 meter persegi (m2) di Kompleks PLTGU Muara Tawar, Bekasi, Jawa Barat. Pembangunan proyek senilai Rp508 miliar itu sudah dimulai sejak Juli 2013.

Adapun, ruang lingkup proyek EPC terdiri dari penyiapan lahan dan pondasi, fasilitas dan peralatan kompresi, piping, penyimpanan serta dekompresi gas. Sedangkan sebagai fasilitas pendukung dibangun gedung control room dan dermaga jalan akses.

Selain proyek itu, PTPP sebagai kontraktor juga sedang mengerjakan beberapa proyek EPC di PLN, seperti PLTG Bangkanan berkapasitas 155 megawatt (MW) di Kalimantan Tengah, PLTGU Tanjung Uncang berkapasitas 120 MW di Batam dan PLTMG Pasanggaran berkapasitas 200 MW di Bali.

Di samping itu, PTPP sebagai investor juga memiliki independent power producer (IPP) PLTG berkapasitas 60 MW di Talang Duku yang sudah beroperasi, PLTU 2x7 MW di Lampung yang akan beroperasi pada Mei 2014 dan PLTMH 10 MW di Lau Gunung Sumatera Utara yang dalam konstruksi.

Sementara sepanjang tahun ini, perseroan menargetkan kontrak baru sebesar Rp24 triliun atau meningkat 22,25% dari realisasi perolehan tahun lalu senilai Rp19,58 triliun. Sementara kontrak bawaan (carry over) tahun lalu mencapai Rp21,93 triliun.

Untuk mencapai target itu, perseroan mengalokasikan dana belanja modal (capital expenditure/capex) tahun ini sebesar Rp446 miliar atau naik lebih dari dua kali lipat dibanding tahun lalu senilai Rp202 miliar. Adapun sumber dana capex berasal dari cadangan modal dan sisa dana IPO.(bani)