Strategi Mengembangkan Bisnis Salon dan Spa

Pertumbuhan bisnis salon dan spa belakangan ini berkembang cukup cepat. Buktinya, salon dan spa kini dengan mudahnya ditemui. Produk yang ditawarkan pun beraneka ragam yang menjadikan persaingan di bisnis ini cukup dinamis.

Mengapa demikian? Karena salon dan spa kini tidak lagi hanya untuk kalangan wanita saja, tetapi pria kini juga mulai banyak memanfaatkan jasa ini. Bahkan, bukan hanya pria kini mulai banyak salon dan spa untuk kalngan anak.

Dengan keberadaan salon anak ini tentu menjawab kebutuhan para orangtua agar anak mereka tampil keren. Tetapi tetap aman karena memang biasanya salon anak juga sangat mengedepankan keamanan anak-anak kala menjalankan perawatan atau ketika dicukur rambutnya.

Nah, agar bisnis di sektor ini terus berkembang, sebaiknya para pebisnis spa dan salon harus fokus pada produk dan layanan yang mereka berikan. Sehingga mereka dengan mudah untuk menambahkan kekurangan dari salon yang mereka miliki.

Para pengusaha juga menyesuaikan harga dengan produk yang ditawarkan. Maksudnya, jika pebisnis baru dimulai dan belum berpengalaman, tentunya tidak memaksakan diri untuk memasang harga lebih mahal dari salon yang sudah lebih dulu berdiri.

Bukan namanya bisnis kalau tanpa kendala. Nah, dalam bisnis salon kendala yang mungkin akan dihadapi dalam bisnis spa dan salon adalah persaingan usaha yang kian ketat. Sebab, pelaku usaha di bisnis ini semakin hari bertambah banyak. Untuk mengantisipasinya, pebisnis dapat menawarkan produk berbeda yang tidak ada di spa atau salon lain.

BERITA TERKAIT

Sinergi DJP-DJBC: Strategi Pengamanan Keuangan Negara

  Oleh: Aditya Wibisono, Kepala Seksi Kerja sama dan Humas Kanwil DJP WP Besar *) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan…

Strategi BPIP Menangkal Perjuangan Khilafah

Oleh : Toni E dan Torkis T Lubis, Pemerhati Kebijakan Publik Sangat menarik mempertanyakan bagaimana perjuangan menegakkan khilafah untuk menggeser…

Sriwahana Ekspansi di Bisnis Paper Mill - Hadapi Kendala Bahan Baku

NERACA Jakarta – Mensiasati kendala keterbatasan bahan baru produksi, khususnya kertas sebagai bisnisnya. PT Sriwahana Adityakarta Tbk (SWAT) bakal melakukan…

BERITA LAINNYA DI PELUANG USAHA

Pemerintah Segera Berlakukan Tarif Pajak 0,5 Persen Untuk UMKM

Penurunan tarif pajak penghasilan (PPh) final untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang beromzet di bawah Rp 4,8 miliar…

Ini Dia Kiat Sukses Binis Kuliner - Tingginya Persaingan

Bisnis kuliner menjadi salah satu yang paling menjanjikan dan tak pernah sepi, sehingga wajar saja jika banyak orang melirik bisnis…

Teguk Segernya Usaha Minuman Jus Buah

Minuman Jus buah,  memang tidak pernah surut mengingat minuman ini terus digemari. Rasanya yang segar dan kandungan vitamin serta serat…