Morotai “Mutiara di Bibir Pasifik” - Perpaduan Keindahan Alam Dengan Histori Perang Dunia II

Pulau yang memiliki julukan “Mutiara di Bibir Pasifik” ini memang menjadi destinasi yang menantang untuk disambangi saat kita berada di Maluku. Pulau Morotai sendiri terletak di utara Pulau Halmahera, Provinsi Maluku Utara. Pulau ini merupakan salah satu pulau paling utara di Indonesia dan merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Halmahera Utara. Keindahan Morotai dengan segudang sejarah dari Perang Dunia II.

Pulau ini memiliki beberapa pantai dengan pemandangan memukau didampingi oleh rahasia keindahan bawah laut yang menyimpan misteri. morotai memiliki beberapa tempat menyelam menarik. Karena Pulau Morotai pernah menjadi pangkalan militer pada Perang Dunia II maka tidak heran jika di sekitar pulau ini terdapatbanyak peninggalan perang berupa gua persembunyian, landasan pesawat, dan juga kendaraan lapis baja yang masih utuh. Semua itu menjadi saksi bisu betapa hebatnya perang tersebut.

Jangan lupa untuk berkeliling di hamparan pasir putihnya sembari menantikan panorama matahari terbit dan tenggelam. Sebuah bangunan yang diberi nama Museum Morotai berisi koleksi peninggalan Perang Dunia II. Koleksi museum ini merupakan hasil penemuan penduduk Morotai dan dibangun untuk mengenang Perang Dunia II.

Di pulau ini dapat juga kita temukan bangkai pesawat Jepang yang bernama Bristol Beuford yang tenggelam di kedalaman 40 meter di selatan Morotai. Bangkai pesawat tersebut menjadi salah satu daya tarik wisata bahari di Morotai. Setidaknya ada 25 titik penyelaman di kawasan ini yang menyuguhkan keindahan tiada tara di antaranya ada Tanjung Wayabula, Dodola Point, Batu Layar Point, Tanjung Sabatai Point, dan Saminyamau.

Di sekitar Pulau Morotai juga banyak terdapat pulau kecil nan indah, salah satunya adalah Pulau Dodola. Patung Jenderal Douglas MacArthur berdiri megah di Pulau Sum Sum dekat Daruba. Patung ini akan menjadi pengingat bahwa Morotai pernah menjadi pangkalan militer Sekutu. Di sinilah Jenderal MacArthur menghembuskan nafas terakhirnya.

Setelah lelah berwisata mengunjungi tempat-tempat bersejarah di morotai, jangan lupa juga berwisata kuliner untuk mencicipi kuliner khas morotai. Ada banyak kuliner yang bisa kita temui di Morotai. Kuliner yang sering diburu wisatawan adalah lobster segar. Apabila kita tidak menyukai lobster, jangan kawatir karena masih ada banyak pilihan hidangan laut yang bisa kita pilih dalam berwisata kuliner dikota yang memiliki sejuta keindahan ini.

BERITA TERKAIT

IMF: Perang Dagang AS-China Tingkatkan Risiko - PENGUSAHA KHAWATIR PERLAMBATAN EKONOMI

Jakarta-Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund-IMF) mengingatkan, kebijakan Presiden AS Donald Trump yang menyatakan perang dagang dengan China dapat meningkatkan…

Sejarah Perdamaian Dunia Dimulai dari Singapura

Oleh: Yunianti Jannatun Naim Konflik antara Amerika Serikat dengan Korea Utara yang terus memanas dalam sebulan terakhir akhirnya mereda setelah…

Ini Jurus Wujudkan Indonesia Jadi Kiblat Fesyen Muslim Dunia

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian terus berupaya mewujudkan visi Indonesia untuk menjadi kiblat fesyen muslim dunia pada tahun 2020. Peluang…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Ini Pilihan Tempat Menginap di Bandung

Bandung menjadi "pelarian" bagi warga Jakarta yang ingin liburan sambil merasakan hawa dingin. Di musim libur, seperti Lebaran, Paris van…

Menikmati Wisata Susur Sungai Martapura di Malam Ramadan

Bulan Ramadan bukan berarti menjadi berakhirnya aktivitas petualangan. Warga kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, justru memiliki tren wisata baru yakni…

Wisata Jalur Vulkanik Jadi Berkah dari Gunung Merapi

Pekan kemarin Gunung Merapi kembali menunjukkan statusnya sebagai gunung api teraktif di Indonesia. Gunung yang terletak di perbatasan Provinsi Jawa…