Perumahan Anyelir III Kota Depok Disegel - Developer Bangun Tanpa IMB

Depok - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok, akhirnya memutuskan untuk menyegel bangunan tanpa Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) terhadap Perumahan Anyelir III di Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong. Masalah yang terjadi terhadap developer ini sudah terjadi sejak tahun 2012 dan sudah melibatkan banyak pejabat DPRD Kota Depok yang meninjaunya, tapi pembangunan tetap berjalan. Demikian dijelaskan Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Satpol PP, Selamet, menjelaskan kepada NERACA, akhir pekan kemarin di ruang kerjanya.

Menurutnya, keputusan melakukan penyegelan disepakati, setelah diadakan rapat evaluasi antara Satpol PP dan Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Distarkim) Kota Depok. Dalam hal ini dari pihak developer juga hadir diwakili oleh salah seorang pimpinan perumahan Anyelir III yang tidak disebutkan namanya.

Menurut Selamet, dinasnya sudah memberikan surat peringatan sesuai ketentuan yang berlaku. "Sebagian besar bangunannya tidak memiliki IMB, dan harus dilakukan penyegelan," tandas Selamet dan harus mengurus perijinannyua untuk meneruskan pembangunan..

Perumahan Anyelir yang sudah membangun rumah sederhana dan menengah di sebagian sepanjang Kali Ciliwung ini. Tahun lalu sudah ditinjau Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail dan pejabat dari Kementerian PU RI serta tokoh Lingkungan Hidup Erna Witular. Dalam sidaknya Banyak ditemukan pelanggaran yang terjadi yang tidak sesuai aturan. Baik dalam ketentuan Undang Undang Lingkungan Hidup, Sempadan sungai dan pelanggaran lainnya yang merusak lingkungan Kali Ciliwung dan resapan serta terjadinya pendangkalan sungai.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Depok saat itu yang ikut juga sidak bersama Walikota dan jajaran Distarkim (Zumrowi), menjelaskan bahwa Ijin lingkungannya dalam bentuk AMDAL belum ada. Yang pernah dikeluarkan baru ijin lingkungan di Perumahan Anyelir I. Bahkan AMDAL nya juga belum ada.

Diperkirakan ada ratusan rumah siap huni dan juga yang sudah dihuni, tidak memiliki IMB. Begitupula jalan lingkungan yang dibangun developer dengan merusak pohon dan tanaman sepanjang Kali Ciliwung. Bahkan menguruknya untuk dijadikan bagian jalan di lingkungan perumahan.

Tetapi, berbagai upaya penindakan hanya dengan melakukan penyegelan di Perumahan Anyelir III. Sedangkan di Perumahan Anyelir II tidak ada penyegelan.

BERITA TERKAIT

Zakat Idul Fitri Warga Depok Bisa Capai Rp8,6 Miliar - Meski Kondisi Ekonomi Prihatin

Zakat Idul Fitri Warga Depok Bisa Capai Rp8,6 Miliar  Meski Kondisi Ekonomi Prihatin NERACA Depok - Asisten Bidang Pemerintah, Hukum…

Bandara Soetta akan Bangun Terminal IV

    NERACA   Tangerang - Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, akan membangun terminal IV untuk menambah kapasitas penumpang. “Saya…

PDIP Akan Beri Dampingan Hukum Wali Kota Blitar

PDIP Akan Beri Dampingan Hukum Wali Kota Blitar NERACA Blitar - PDIP berencana akan memberikan dampingan hukum atas perkara yang…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Pasca Libur Panjang, 92% Lebih PNS Kemenkop dan UKM Masuk Kerja

Pasca Libur Panjang, 92% Lebih PNS Kemenkop dan UKM Masuk Kerja NERACA Jakarta - Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi…

Zakat Idul Fitri Warga Depok Bisa Capai Rp8,6 Miliar - Meski Kondisi Ekonomi Prihatin

Zakat Idul Fitri Warga Depok Bisa Capai Rp8,6 Miliar  Meski Kondisi Ekonomi Prihatin NERACA Depok - Asisten Bidang Pemerintah, Hukum…

Perum Damri Palembang Siagakan 75 Bus

Perum Damri Palembang Siagakan 75 Bus NERACA Palembang - Perusahaan Umum Damri Cabang Palembang, Sumatera Selatan, menyiagakan 75 bus untuk…