BEI Aktifkan Kembali Waran I Bali Towerindo

Akhir pekan kemarin, PT Bursa Efek Indoensia (BEI) membuka penghentian sementara perdagangan (suspensi) Waran seri I PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI-W). Kata Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Irvan Susandy, suspensi atas perdagangan Waran sei I BALI (BALI-W) di pasar reguler dan tunai dibuka kembali mulai perdagangan sesi I tanggal 14 Maret 2014.

Informasi tersebut disampaikan BEI dlaam siaran persnya di Jakarta, kemarin. Sebelumnya, BEI melakukan suspensi pada Waran seri I BALI karena melonjak di atas harga saham BALI pada sesi I perdagangan. Harga Waran seri I BALI di harga Rp770, sedangkan harga saham BALI di level Rp600.

Akibatnya, otoritas Bursa melakukan suspensi perdagangan Waran seri I BALI pada sesi II perdagangan tanggal 13 Maret 2014 selama satu sesi perdagangan. Suspensi tersebut dilakukan untuk memberikan waktu yang memadai kepada pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasi di efek BALI-W.

BALI kemarin mencatatkan saham perdana di Bursa dengan melepas sebanyak 88 juta lembar saham pada harga Rp400 per saham. Namun, harga saham perseroan pada pencatatan perdana langsung melesat 200 poin atau 50 persen ke level Rp600, sehingga langsung terkena auto rejection. Ini menyebabkan perdagangan saham BALI terhenti hingga akhir penutupan perdagangan. Sementara Jum’at akhir pekan kemarin, harga saham BALI dibuka naik 150 poin atau 25% ke level Rp750 per saham. Sedangkan harga Waran seri I BALI dibuka pada harga Rp800 dan sesi pertama menguat ke level Rp850. (bani)

BERITA TERKAIT

BEI Jatuhkan Sanksi Denda Rp 200 Juta AISA - Telat Beri Laporan Keuangan

NERACA Jakarta - Selain perdagangan sahamnya masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), kini PT Tiga Pilar Sejahtera Foods…

Milad BEI Ke-26, Raga Sehat Investasi Kuat

Dalam rangka menyabut hari jadi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) ke-26 dan juga dukungan terhadap Asian Games 2018 yang bakal…

Saham MINA Masuk Dalam Pengawasan BEI

Lantaran terjadi peningkatan harga saham yang tidak wajar, perdagangan saham PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) masuk dalam pengawasan PT Bursa…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

WTON dan WEGE Raih Kontrak Rp 20,22 Triliun

NERACA Jakarta – Di paruh pertama 2018, dua anak usaha PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) mencatatkan total kontrak yang akan…

Gelar Private Placement - CSAP Bidik Dana Segar Rp 324,24 Miliar

NERACA Jakarta – Perkuat modal dalam mendanai ekspansi bisnis, PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) berencana melakukan penambahan modal tanpa…

Luncurkan Dua Produk Dinfra - Ayers Asia AM Bidik Dana Kelola Rp 500 Miliar

NERACA Jakarta –  Targetkan dana kelolaan atau asset under management (AUM) hingga akhir tahun sebesar Rp 350 miliar hingga Rp…