XL Targetkan Digital Service Tumbuh 65%

Bidik Market Share 30%

Jumat, 14/03/2014

NERACA

Jakarta – Besarnya keuntungan bisnis digital service seiring dengan pesatnya pertumbuhan industri seluler dan perubahan gaya hidup masyarakat yang ingin hidup praktis dan mobile menjadi alasan PT XL Axiata Tbk (EXCL) tahun ini dan kedepannya untuk terus agresif menggenjot bisnis digital service. Bahkan tahun ini, perseroan menargetkan pendapatan di sektor tersebut tumbuh sebesar 65% dari capaian tahun lalu 60%.

Direktur Digital Service XL, Dian Siswarini mengatakan, jika pendapatan tahun lalu bisnis digital service hanya tumbuh 60% atau sekitar Rp 600 miliar, maka ditahun ini ditargetkan tumbuh tipis 65% atau sekitar 65%,”Kita pasang target tidak terlalu besar, karena melihat kondisi dan kesiapan pasar,”ujarnya.

Meskipun demikian, ditahun ini perseroan akan tetap rajin melakukan produk layanan digital service baru dan melakukan inovasi baru. Bahkan tahun ini, perseroan menargetkan bisa melayani korporasi tumbuh dua kali lipat atau sekitar 600 perusahaan dari tahun lalu hanya 300 perusahaan dan 6000 patner.

Tercatat saat ini, nilai pasar bisnis digital service sekitar Rp 10 triliun. Hingga tahun 2015, kata Dian, perseroan menargetkan dapat menguasai pangsa pasar digital service sekitar 30% atau tumbuh lebih besar dari pertumbuhan bisnis XL itu sendiri.

Selain itu, lanjutnya, perseroan tahun ini menganggarkan dana investasi sebesar US$ 20 juta untuk pengembangan bisnis digital service. Tahun ini, perseroan juga menargetkan 100 inovasi layanan produk digital service atau sama dibandingkan tahun lalu.

Dirinya juga menambahkan, untuk meningkatkan pelayanan kepada konsumen, perseroan terus berbenah diri dengan rencana perluasan data center baru di Surabaya dengan nilai investasi sekitar US$ 2,5 juta. Menurut GM Cloud and Marketing Machine Technology XL Axiata Arkav Juliandri, pengembangan data center akan dilakukan sesuai permintaan pasar,”Kita akan kembangkan data center di Surabaya seluas 4000 meter persegi sesuai on demand,”ungkapnya.

Saat ini, perseroan sudah memiliki tiga lokasi data center, yaitu di Jakarta, Surabaya dan Pekanbaru dengan occupancy sekitar 50% dan diharapkan terus tumbuh kedepannya. Asal tahu saja, di tahun ini digital Services akan memperkuat layanan data center di Surabaya, Pekanbaru, dan Jakarta (Bintaro). XL digital services juga meluncurkan situse-commerce, elevenia, yang merupakan hasiljoint venturedengan SK Planet asal Korea Selatan. Untuk produk baru di tahun 2014, XL Digital Services akan meluncurkan gudang aplikasi, serta meluncurkan program untuk mendukung kemajuan di desa-desa melalui XL Xmart Village yang merupakan kerjasama dengan Intitut Teknologi Bandung (ITB). (bani)