XL Targetkan Digital Service Tumbuh 65% - Bidik Market Share 30%

NERACA

Jakarta – Besarnya keuntungan bisnis digital service seiring dengan pesatnya pertumbuhan industri seluler dan perubahan gaya hidup masyarakat yang ingin hidup praktis dan mobile menjadi alasan PT XL Axiata Tbk (EXCL) tahun ini dan kedepannya untuk terus agresif menggenjot bisnis digital service. Bahkan tahun ini, perseroan menargetkan pendapatan di sektor tersebut tumbuh sebesar 65% dari capaian tahun lalu 60%.

Direktur Digital Service XL, Dian Siswarini mengatakan, jika pendapatan tahun lalu bisnis digital service hanya tumbuh 60% atau sekitar Rp 600 miliar, maka ditahun ini ditargetkan tumbuh tipis 65% atau sekitar 65%,”Kita pasang target tidak terlalu besar, karena melihat kondisi dan kesiapan pasar,”ujarnya.

Meskipun demikian, ditahun ini perseroan akan tetap rajin melakukan produk layanan digital service baru dan melakukan inovasi baru. Bahkan tahun ini, perseroan menargetkan bisa melayani korporasi tumbuh dua kali lipat atau sekitar 600 perusahaan dari tahun lalu hanya 300 perusahaan dan 6000 patner.

Tercatat saat ini, nilai pasar bisnis digital service sekitar Rp 10 triliun. Hingga tahun 2015, kata Dian, perseroan menargetkan dapat menguasai pangsa pasar digital service sekitar 30% atau tumbuh lebih besar dari pertumbuhan bisnis XL itu sendiri.

Selain itu, lanjutnya, perseroan tahun ini menganggarkan dana investasi sebesar US$ 20 juta untuk pengembangan bisnis digital service. Tahun ini, perseroan juga menargetkan 100 inovasi layanan produk digital service atau sama dibandingkan tahun lalu.

Dirinya juga menambahkan, untuk meningkatkan pelayanan kepada konsumen, perseroan terus berbenah diri dengan rencana perluasan data center baru di Surabaya dengan nilai investasi sekitar US$ 2,5 juta. Menurut GM Cloud and Marketing Machine Technology XL Axiata Arkav Juliandri, pengembangan data center akan dilakukan sesuai permintaan pasar,”Kita akan kembangkan data center di Surabaya seluas 4000 meter persegi sesuai on demand,”ungkapnya.

Saat ini, perseroan sudah memiliki tiga lokasi data center, yaitu di Jakarta, Surabaya dan Pekanbaru dengan occupancy sekitar 50% dan diharapkan terus tumbuh kedepannya. Asal tahu saja, di tahun ini digital Services akan memperkuat layanan data center di Surabaya, Pekanbaru, dan Jakarta (Bintaro). XL digital services juga meluncurkan situse-commerce, elevenia, yang merupakan hasiljoint venturedengan SK Planet asal Korea Selatan. Untuk produk baru di tahun 2014, XL Digital Services akan meluncurkan gudang aplikasi, serta meluncurkan program untuk mendukung kemajuan di desa-desa melalui XL Xmart Village yang merupakan kerjasama dengan Intitut Teknologi Bandung (ITB). (bani)

BERITA TERKAIT

PTBA Bidik Pendapatan Tumbuh 20% di 2018 - Garap Proyek PLTU Mulut Tambang

NERACA Jakarta – Optimisme membaiknya harga tambang batu bara di tahun depan, menjadi sentimen positif bagi emiten tambang untuk memacu…

Mandiri Investasi Bakal Rilis Tiga KIK EBA - Targetkan Dana Kelola Tumbuh 20%

NERACA Jakarta – Tahun depan, PT Mandiri Manajemen Investasi (Mandiri Investasi) menargetkan pertumbuhan total dana kelolaan atau asset under management…

BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Layanan Digital

      NERACA   Jakarta - Era digital menuntut semua pihak untuk dapat memenuhi tuntutan pelanggan dengan mudah dan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Desa Nabung Saham Hadir di Monokwari

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mencanangkan "Desa Nabung Saham" di wilayah Kabupaten Manokwari, Papua Barat,”Desa Nabung Saham akan dibentuk…

BEI Suspensi Perdagangan Saham MNCN

Mengendus adanya transaksi yang mencurigakan melalui Nomura Sekuritas Indonesia, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) mengajukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan…

Link Net Targetkan 150 Ribu Pelanggan

Kebutuhan jaringan internet di Indonesia memacu PT Link Net Tbk (LINK) gencar ekspansi jaringan. LINK optimistis bisa memenuhi target 2,8…