Garuda Mengklaim Alami Kerugian Besar

Akibat kabut asap yang terjadi di Riau dalam sebulan kemarin, memaksa roda perekonomian berjalan lambat. Kondisi ini pula yang dirasakan industri penerbangan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) lantaran ada beberapa rute penerbangan yang di batalkan atau tidak bisa diberangkatkan.

Station Manager Garuda wilayah Pekanbaru, Irawan mengatakan, tingkat kerugian itu bisa dihitung dari banyaknya pesawat yang tidak bisa terbang dan mendarat di Pekanbaru. Disebutkan, Garuda punya 7 penerbangan ke Riau, yaitu sebanyak 6 dari Jakarta dan 1 dari Medan.

Maka dengan demikian ada 14 penerbangan dalam sehari. Namun akibat kondisi kabut asap, maka perseroan menderita rugi karena banyaknya rute penerbangan yang dibatalkan,”Kalau ada 14 penerbangan satu maskapai berisikan penumpang 100 orang dengan ongkos Rp 1 juta, itulah kerugian kami alami dalam sehari,”ungkapnya kemarin.

Menurutnya, kondisi tersebut belum dihitung dengan kerugian ketika pesawat harus dialihkan ke tempat lain dan ketika ditunggu, seharian jarak pandang tak juga normal,”Terpaksa kita harus mengeluarkan dana penginapan hotel untuk penumpang. Itu bukan untuk satu pesawat saja, bisa 3 sampai 4 pesawat dalam sehari," kata Irawan.

Kerugian lainnya, Garuda harus mengeluarkan dana avtur percuma akibat dialihkan. Dimana sekali berangkat bisa keluarkan dana avtur Rp 70 juta. Tidak hanya itu, untuk urusan keterlambatan saja perseroan harus mengeluarkan dana makan minimal Rp 3 juta untuk penumpang. Oleh karena itu, tidak heran jika dampak asap sangat merugikan sektor bisnis penerbangan. (bani)

BERITA TERKAIT

KABUPATEN SUKABUMI - Harga Kebutuhan Pokok Terus Alami Kenaikan

KABUPATEN SUKABUMI Harga Kebutuhan Pokok Terus Alami Kenaikan NERACA  Sukabumi – Harga kebutuhan pokok masyarakat di wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa…

Menteri LHK Siti Nurbaya: Perubahan Besar Dilakukan Indonesia - Pertemuan Komite Hutan FAO

Menteri LHK Siti Nurbaya: Perubahan Besar Dilakukan Indonesia Pertemuan Komite Hutan FAO NERACA Jakarta - Dunia mengalami tekanan dengan pertumbuhan…

Menkeu: Penerimaan Negara Harus Lebih Besar - MASIH ADA 4 POIN PROSES NEGOSIASI RI-FREEPORT

Jakarta-Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, pemerintah masih harus memastikan empat poin dalam proses negosiasi dengan Freeport tercapai. Salah satunya soal…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BRPT Siapkan Belanja Modal US$ 1,19 Miliar

Dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi pabrik petrokimia sebesar 900 ribu ton menjadi 4,2 juta ton per tahun, PT Barito Pacific…

Gandeng Binar Academy - Telkomsel Edukasi Digital Anak Muda di Timur

NERACA Jakarta - Dalam rangka pemerataan dan menggejot partisipasi anak muda di kawasan Timur Indonesia dalam kompetisi The NextDev, Telkomsel…

Juli, Fast Food Baru Buka 6 Gerai Baru

Ekspansi bisnis PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) dalam membuka gerai baru terus agresif. Tercatat hingga Juli 2018, emiten restoran…