Electronic City Siapkan Capex Rp 400 Miliar

Targetkan Tambah 20 Gerai

Jumat, 14/03/2014

NERACA

Jakarta - Perusahaan penjual alat elektronik, PT Electronic City Tbk (ECII) berencana menambah gerai baru tahun ini sebagai bentuk ekspansi perseroan. Diharapkan dengan penambahan gerai tersebut, bisa memacu pertumbuhan penjualan sebesar 35% hingga 50%.

Direktur Komersial dan Investor Relations Electronic City, Fery Wiraatmadja mengatakan, perseroan berencana menambah 20 gerai baru di tahun ini,”Maka untuk penambahan gerai tersebut, perseroan telah menyiapkan belanja modal sebesar Rp 400 miliar,”ujarnya di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, penambahan gerai ini lebih rendah dari realisasi tahun lalu yang mencapai 33 gerai. Penyebabnya karena mulai masuknya musim politik dan belum menentunya kondisi makro ekonomi.

Meskipun begitu, lanjutnya, perseroan berkeyakinan hal itu tidak mempengaruhi kinerja tahun ini. Bahkan menargetkan pertumbuhan penjualan dikisaran 35–50 persen. Hal itu bisa terealisasi bila capaian penjualan perseroan lebih dari Rp2 triliun.

Tahun lalu, perseroan memperkirakan bisa membukukan penjualan di kisaran Rp1,93 triliun. Ada beberapa strategi yang akan dilakukan perseroan. Antara lain, menggenjot penjualan audio video, gadget and office equipment, mobilephone and computer dan home appliances.

Tercatat lebih dari 80% penjualan dikontribusikan dari segmen penjualan audio video dan home appliances. Serta meningkatkan same-store growth (SSG) atau pertumbuhan penjualan pada toko yang sama. Kata Fery, same store growth (SSG) Electronic City pada tahun lalu berkisar diangka 8- 9%. Hal itu didasarkan adanya penambahan gerai baru sebanyak 33 unit.

Sedangkan pada tahun ini perseroan mengestimasi SSG miliknya berada di level 8-10% melalui penambahan 20 gerai baru yang tersebar di Indonesia. Pada tahun lalu, perseroan terus memperkuat jaringan gerainya dan saat ini telah memiliki 61 gerai. Tersebar di Jabodetabek, Bali, Medan, Lampung, Serang, Cilegon, Solo, Purwakarta, Bandung, Sumedang, Cianjur, Balikpapan, Pontianak. “Permintaan pasar yang meningkat mendorong kami untuk terus mengembangkan jaringan,” ungkap Fery. (bani)