Koperasi dan UMKM Dalam Angka

Koperasi dan UMKM Dalam Angka

OLeh Bani Saksono (Wartawan Harian Ekonomi Neraca)

Hingga akhir 2013 jumlah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia tercatat sebanyak 57.895.721, atau naik 2,41% dari 56.534.592 pada 2012. Menteri Koperasi dan UKM Sjarifuddin Hasan berharap, tahun ini, jumlahnya kembali membengkak hingga di atas 58 juta.

Selanjutnya, dalam empat tahun ke depan, di antara 58 juta UMKM itu ada yang mampu menembus ke blantika bisnis internasional. Setidaknya hingga level ASEAN dulu. Apalagi, pada 2015, akan dideklarasikan terbentuknya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Menteri Koperasi optimistis dengan harapan itu, karena ditunjang oleh sejumlah program pemberdayaan dan program pencetakan wira usaha baru. Di antara program itu adalah dibentuknya Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) dan dukungan inkubator bisnis.

Kementerian Koperasi dan UKM tidak hanya merekomendasikan program pendampingan bisnis melalui inkubator di perguruan tinggi saja, tapi nantinya juga menyerahan peran inkubator kepada kalangan industri, organisasi profesi, juga lembaga pemerintah yang membidangi masalah tersebut.

Dengan banyaknya program kerja, Sjarifuddin optimistis Kementerian Koperasi dan UKM yang dipimpinnya mampu mencetak tidak hanya lebih banyak lagi tenaga kerja yang terampil. Tapi, juga mampu mencetak banyak wirausaha baru, utamanya dari kalangan perguruan tinggi, hingga jumlahnya melewati angka minimal ideal jumlah penduduk pengusaha baru, yaitu 2% dari jumlah penduduk.

Data terakhir Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, saat ini banyaknya wirausaha baru di Indonesia pada 2011 mencapai 3.707.205, atau sekitar 1,65% dari seharusnya 4,75 juta jiwa. Data berikutnya adalah jumlah tenaga kerja dari BPS yang dirilis Kementerian Koperasi dan UKM menunjukkan kenaikan 6,03% dari 107.657.509 pada 2012 meningkat menjadi 114.144.082 pada 2013. Sedangkan data BPS tentang jumlah koperasi , juga terus bertambah 4,84% dari 194.29 jiwa menjadi 203.701 pada 2013. Bagaimana tentang jumlah anggota koperasinya? Juga ikut naik 4,1% dari 32.869.439 menjadi 35.258.737. Lagi, jumlah tenaga kerja yang berhasil diserap koperasi pada 2012 tercatat sebanyak 429.678 jiwa yang 2012. Setahun berikutnya, para pekerja yang terserap di koperasi mencapai 473.603.

Kontribusi koperasi juga cukup besar. Pada 2012, tercatat jumlah sisa hasil usaha (SHU) seluruh koperasi yang ada mencapai Rp 6,6 triliun. Pada 2013 SHU koperasi bertambah 21,87% atau sebanyak Rp 1,4 triliun menjadi Rp 8,1 triliun.

Yang menjadi pertanyaan adalah, bisakah, usaha mikro naik kelas menjadi usaha kecil. Usaha kecil naik kelas menjadi usaha menengah, dan usaha menengah berkembang menjadi usaha besar? Jawabnya tentu bisa, asalkan ditunjang oleh usaha serius baik para pelaku maupun iklim usaha yang kondusif, dan kebijaksanaan pemerintah yang adil bagi mereka. []

BERITA TERKAIT

Kemenperin Dorong Pembentukan Koperasi di Pondok Pesantren - Wirausaha Baru

Jakarta – Kementerian Perindustrian semakin aktif melaksanakan berbagai program dalam upaya menumbuhkan wirausaha industri baru. Salah satu langkah strategisnya adalah…

Layanan BOLT Hadir di Serang dan Cilegon

Dalam rangka perluas penetrasi pasar, BOLT sebagai pionir operator 4G-LTE di Indonesia kembali memperluas jangkauan jaringannya ke kota-kota baru. Dua…

Pengawasan Perbankan dan Teknologi Nano

  Oleh: Achmad Deni Daruri, President Director Center for Banking Crisis   Hong Kong sebagai salah satu pusat keuangan di…

BERITA LAINNYA DI BISNIS INDONESIA

Ini Dia, Layanan Mudik Gratis 2018

Dalam rangka menyukseskan mudik lebaran 2018, Jasa Raharja selaku BUMN ikut terlibat dengan menyediakan angkutan mudik lebaran gratis bersama 62…

JK: Tak Ada Penumpukan Kendaraan di Gerbang Tol

Memasuki mudik lebaran tahun 2018 ini, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memastikan tidak ada penumpukan kendaraan di gerbang tol pada…

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati: - Setelah Menanti 15 Tahun

Presiden Jokowi berharap Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat Indonesia yang akan…