Pemerintah Bangun Perpustakaan Megah

APBN Untuk Perpustakaan Daerah di Indonesia Dipangkas

Sabtu, 15/03/2014

NERACA

Pemerintah Pusat melalui Perpustakaan Nasional (Perpunas) tahun ini berencana membangun gedung megah di depan istana negara dengan tinggi bangunan 27 lantai. Selain menjadi ikon yang mampu meningkatkan minat baca masyarakat, gedung perpustakaan yang dibangun demi kenyamanan pengunjung itu juga difungsikan sebagai tempat wisata edukasi.

Namun, lantaran mendirikan sebuah bangunan perpustakaan kebanggaan nasional di atas lahan seluas 50,445 meter persegi itu melibatkan danayang cukup besar, porsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk perpustakaan daerah di Indonesia pun dipangkas. Kondisi ini terlihat dengan kuantitas anggaran yang mengalami penurunan cukup signifikan di Riau.

Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) Provinsi Riau, Chairul Riski menuturkan, karena adanya rencana itu, anggaran pusat untuk Perpusatakaan Wilayah Riau, Soeman HS, yang pagu awalnya adalah sebesar Rp7 miliar dilakukan pemotongan. Sehingga anggaran yang akan disalurkan ke Riau hanya Rp350 juta.

"Pemotongan itu tentu merugikan dan menghilangkan sejumlah program kerja yang dibuat. Namun jangan sampai menurunkan kinerja," kata dia.

Mengenai peruntukan dana APBN tersebut , Riski menjelaskan akan digunakan untuk kegiatan monitoring, lomba dongeng, pustaka berprestasi, dan inventarisasi perpustakaan desa. Khusus untuk perpustakaan desa, kata dia, dari 1.600 desa yang sudah dibantu, sejauh ini sekitar 30%, rata-rata seribu eksemplar buku yang diberikan untuk satu desa.