Pabrik Semen Merah Putih Siap Beroperasi - Kapasitas Produksi 750 Ribu Ton

NERACA

Jakarta—PT Cemindo Gemilang telah merampungkan pembangunan pabrik Semen Merah Putih yang berada di Ciwandan, Cilegon, Banten. Semua mesin dan peralatan penunjang produksi semen telah terpasang sejak akhir Januari 2014 lalu,” Saat ini penyelesaian tahap akhir sedang dilakukan,”kata Direktur Utama PT Cemindo Gemilang, Aan Selamat, dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Pabrik Semen Merah Putih di Ciwandan ini nantinya akan memiliki kapasitas produksi sebesar 750.000 ton semen per tahun dan merupakan Grinding Plant Semen Merah Putih pertama yang beroperasi di Indonesia.

Dijelaskannya, dalam kunjungan ke lokasi pabrik Ciwandan beberapa waktu lalu juga dilakukan demonstrasi pengoperasian grinding mill yang berfungsi sebagai instrumen utama penggilingan clinker menjadi semen jadi. Siap beroperasinya pabrik Semen Merah Putih di Ciwandan ini merupakan wujud dari komitmen jajaran Komisaris dan Direksi PT Cemindo Gemilang untuk ikut berkontribusi memenuhi permintaan semen di Tanah Air yang terus meningkat.

Diperkirakan tahun ini permintaan semen secara nasional akan mencapai lebih dari 60 juta ton. Kebutuhan semen ini diperkirakan akan meningkat menjadi lebih dari 70 juta ton pada 2015.

Aan memaparkan, pembangunan pabrik Semen Merah Putih ini merupakan kelanjutan dari keberhasilan program memperkenalkan produk Semen Merah Putih ke masyarakat sejak 2012 lalu. Saat itu, melalui uji penetrasi pasar dengan menggunakan produk semen yang diimpor dari Vietnam, PT Cemindo Gemilang sukses memposisikan Semen Merah Putih sebagai produk semen berkualitas premium dengan harga kompetitif.

Karena itu, Aan berpesan agar tetap mempertahankan kualitas produk Semen Merah Putih. “Quality control yang ketat akan menjadi perhatian kami semua yang ada di Cemindo Gemilang. Tujuannya agar pabrik pertama kami di Indonesia ini mampu menghasilkan semen berkualitas premium.”ungkap Aan.

Pada saat yang bersamaan Semen Merah Putih sedang membangun pabrik terintegrasi di Bayah, “Untuk pabrik semen terintegrasi kami di Bayah saat ini masih dalam proses pembangunan,” ujar Aan menambahkan. Pabrik di Bayah, Banten ini nantinya menjadi pabrik yang terintegrasi dengan kapasitas produksi hingga 10.000 ton clinker/hari atau setara empat juta ton semen per tahun. (bani)

BERITA TERKAIT

Siap Menang Tidak Siap Kalah

Oleh: Budi Setiawanto Perusakan kantor dan kendaraan yang ada di Kementerian Dalam Negeri serta penganiayaan terhadap 15 karyawan kementerian itu…

Produksi TBS Milik Austindo Tumbuh 8%

NERACA Jakarta – Mulai pulihnya harga komoditas dunia, memberikan dampak berarti terhadap bisnis PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT). Pasalnya,…

BEI Berikan "Karpet Merah" Bagi Starup - Dorong Listing di Pasar Modal

NERACA Jakarta – Sukses membawa perusahaan starup Kioson mencatatkan sahamnya di pasar modal, mendorong bagi PT Bursa Efek Indonesia (BEI)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pendapatan BTEL Susut Jadi Rp 1,51 Miliar

Bisnis telekomunikasi milik PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) terus menyusut. Tengok saja, hingga periode 30 Juni 2017 meraih pendapatan sebesar…

Saham IPO ZINC Oversubscribed 500 Kali

Kantungi dana segar hasil peawaran umum saham perdan atau initial public offering (IPO), PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) menyiapkan…

Hotel dan Residensial Beri Kontribusi - Penjualan PP Properti Proyeksikan Tumbuh 60%

NERACA Jakarta – Jelang tutup tahun yang tinggal dua bulan lagi, PT PP Properti Tbk (PPRO) terus bergerilya untuk memenuhi…