Tips Memilih Arsitek Untuk Mendesain Hunian Impian

Sabtu, 15/03/2014

Mendesain sebuah hunian idaman memang tidak semudah yang kita bayangkan, meski terkadang kita sudah memiliki gambaran desain hunian yang kita idam-idamkan, namun untuk mewujudkannya menjadi kenyataan bukanlah suatu hal yang mudah. Peran ahli bangunanlah salah satu yang sangat kita butuhkan, ahli bangunan atau Arsitek memang sudah terbiasa mewujudkan sesuatu desain atau gambaran suatu hunian dengan perhitungan dan pemilihan juga proses pembuatan dengan tepat.

Namun bukanlah perkara yang mudah dalam memilih Arsitek yang tepat untuk mendesain sebuah hunian yang kita idam-idamkan. Seperti sebuah aliran musik, Arsitek pun memiliki berbagai aliran yang biasa arsitek tersebut fokuskan. Jadi untuk jenis bangunan tertentu, jelaslah kita membutuhkan Arsitek yang sudah mahir dibidang tersebut.

Pertama-tama pastikan kita sudah memiliki gambaran hunian impian kita di dalam pikiran kita. Semakin jelas gambarannya, semakin baik. Cobalah untuk membandingkan beberapa arsitek rumah sekaligus berdasarkan hasil karya mereka. Periksalah pengalaman masing-masing arsitek. Tidak ada yang bisa mengganti pengalaman. Hal ini juga berlaku untuk para profesional yang akan mendapatkan kepercayaan untuk merancangrumah barukita.

Cobalah untuk mendapatkan daftar terkini klien-klien arsitek tersebut yang dapat dihubungi untuk menanyakan kinerja masa lalunya. Dari hasil karya mereka, kita bisa melihat dari dekat salah satunya yang memiliki gaya dan tampilan mendekati selera kita.Mintalah untuk melihat foto-foto dan mendapatkan alamat rumah yang telah dibangun dalam desain mirip dengan yang kita pertimbangkan. Dengan mengambil contoh yang konkret, Arsitek rumah akan lebih mudah memahami gagasan kita mengenai rumah impian kita.

Ketahui apakah arsitek memiliki keanggotaan dalam organisasi profesional seperti Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) yang mengindikasikan bahwa dia memelihara standar moral dan profesional yang tinggi dalam profesi desain bangunan. Mintalah penawaran secara tertulis kepada arsitek yang kita pilih. Seorang perancang bangunan yang profesional selalu siap untuk memberikan penawaran kontrak atau perjanjian yang mencakup item-item sepertibiayadan syarat pembayaran, serta jasa-jasa tertentu yang dapat diberikan dengan biaya tertentu.