Dicari! Penjual SBR dan ORI 2014

NERACA

Jakarta - Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan menggelar lelang pengadaan jasa agen penjual "saving bonds ritel" (SBR) dan obligasi negara ritel (ORI) di pasar perdana domestik tahun anggaran 2014.

Keterangan tertulis Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kemenkeu melalui laman resminya di Jakarta, Selasa, menyebutkan pemerintah akan menerbitkan obligasi negara kepada investor ritel di pasar perdana domestik pada tahun 2014 dalam mata uang rupiah tanpa warkat (scripless) sebanyak dua kali.

Rincian dua obligasi negara untuk investor ritel itu adalah SBR yang akan diterbitkan pada kuartal II tahun 2014 dan ORI yang akan diterbitkan pada kuartal IV tahun 2014.

Saving bonds merupakan obligasi yang akan dikeluarkan sebagai usaha pemerintah dalam memperbesar basis investor individu. Instrumen ini bersifat tidak dapat diperdagangkan sehingga pemilik obligasi harus menyimpannya hingga jatuh tempo.

Pemerintah menetapkan fee tunggal sebesar 0,50 persen dari nilai nominal hasil penjualan SBR untuk masing-masing agen penjual. Sementara untuk agen penjual ORI sebesar 0,45 persen dari nilai nominal hasil penjualan ORI masing-masing agen penjual.

Fee tunggal jasa agen penjual sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10 persen. [ardi]

BERITA TERKAIT

Pentingnya Deteksi dini Tumor dan Kanker Payudara

Kanker payudara merupakan penyakit yang ditandai dengan tumbuhnya sel abnormal, tidak terkontrol pada kelenjar dan jaringan payudara. Karenanya bagi wanita…

Pulau Batam dan Bintan Potensial Dongkrak Kunjungan Wisman Ke Indonesia

Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Tenggara Kementerian Pariwisata, Rizky Handayani Mustafa menilai jika digarap dengan serius, Batam dan Bintan sangat…

Pemerintah Wajibkan Kartu SIM Divalidasi Pakai NIK dan KK - Batas Akhir 28 Februari 2018

Kementerian Komunikasi dan Informatika akan melakukan validasi nomor SIM pelanggan menggunakan Nomor Induk Kependudukan dan Kartu Keluarga. Registrasi ini dilakukan…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Tujuh Pembangkit Diresmikan - Tingkatkan Rasio Elektrifikasi Di NTB dan NTT

NERACA Jakarta - Menteri ESDM Ignasius Jonan meresmikan tujuh proyek pembangkit di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Provinsi Nusa…

Luhut Sebut Ada Kesempatan Tingkatkan Peringkat Investasi

  NERACA Jakarta -  Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut B. Panjaitan menyatakan adanya peluang peningkatan peringkat layak investasi (investment grade)…

Mesin Taiwan Mampu Hemat 30%

  NERACA Cikarang - Taiwan mulai fokus untuk memproduksi mesin mesin dengan teknologi tinggi namun dengan harga yang cukup rendah,…