Waspadai Obesitas Pada Pria

Menurunnya Tingkat Kesuburan

Sabtu, 15/03/2014

NERACA

Berat badan memang menjadi permasalahan yang sangat ditakuti oleh sebagian orang. Karena itu para pria harus lebih berhati-hati lagi dalam mengendalikan berat badan.

Ternyata obesitas dapat membuat tingkat kesuburan seorang pria menurun. Para peneliti dari Stanford University School of Medicine menemukan hubungan antara berat badan berlebih, jumlah sperma, serta kualitas ejakulasi seorang pria.

Dalam 50 tahun terakhir diperkirakan tingkat kesuburan pria menurun sekitar dua persen pertahun. Pria yang mengalami Inferilitas (gangguan kesuburan) belum dapat disebut sebagai pria mandul, karena masih memungkinkan terjadi kehamilan bila dilakukan perbaikan.

Ilmuan menyatakan gaya hidup adalah sebagai sebab terjadinya infertilitas pada pasangan saat ini. Faktor genetik dapat menyebabkan ketidaksuburan atau pria mandul. Tapi beberapa hal yang berhubungan dengan gaya hidup juga menjadi penyebab terjadinya ketidaksuburan.

"Kandungan lemak yang ada di dalam tubuh pria yang menderita obesitas dapat mempengaruhi kualitas air maninya. Salah satunya adalah dengan menurunnya kualitas dan jumlah sperma. Selain itu, sirkulasi darah yang tidak lancar menuju alat vital juga jamak ditemukan pada pria yang menderita obesitas," jelas Dr Michael Eisenberg, salah seorang peneliti.

Lebih lanjut dikatakan pula saat pria obesitas mengonsumsi banyak daging olahan maka akan mempengaruhi kualitas semen dan juga struktur sperma. Obesitas ternyata dapat mengancam kesuburan pria. Oleh karena itu cegah serangan obesitas dengan selalu menerapkan pola hidup dan pola makan sehat.